Cara Cari Uang Online Dengan Aplikasi Android

Bismillah, oke sobat cari ilmu disini saya akan menjelaskan tentang Cara Cari Uang Online Dengan Aplikasi Android tanpa modal hanya dengan bekal handphone android saja nah sebelum menjelaskan cara kerjanya saya akan beritahu aplikasi android untuk mencari uang secara online. Diantara aplikasi-aplikasi android yang digunakan untuk mencari uang online adalah aplikasi android berikut:

1. Aplikasi Cashpop

Aplikasi android yang bernama Cashpop ini dapat kita gunakan untuk mencari uang secara online yang sudah terbukti membayar saya sendiri, ini buktinya.

Dalam histori aplikasi cashpop itu ada dikurangi -536.100 G yang mana itu adalah bekas penarikan saya dan saya mendapatkan Rp50.000 dari situ, yang saya cairkan ke rekening saya.

Kelebihan dari aplikasi Cashpop adalah banyak pilihan untuk mencairkan atau Redeem goldnya diantaranya :

  1. Go Pay
  2. OVO
  3. Jenius
  4. Digibank
  5. LinkAja
  6. Dana
  7. ShopeePay
  8. Dan lainya

Dan jika layar mati hp lebih lama daripada hidupnya maka aplikasi cashpop akan memberi kita gold sampai 1000 gold, dan ketika kita membuka aplikasi-aplikasi android yang biasa kita buka sehari-hari lalu kita keluar dari aplikasi android tersebut maka aplikasi cashpop juga akan memberikan poin, besarnya tergantung lamanya kita membuka aplikasi android yang biasa kita buka tersebut, Selain itu adalah dengan memasukan kode undangan atau Referral id atau ID teman dan menjalankan misi-misi yang aplikasi cashpop berikan. Nah untuk memulai Cara Cari Uang Online Dengan Aplikasi Android silahkan dilanjutkan:

1. Download dulu aplikasi cashpop Disini, lalu Buka aplikasi cashpop lalu daftar

2. Buat ID sobat, terserah sobat. Masukan pada ID Teman kode referral ini arop86 agar sobat mendapatkan bonus 10.000 normal gold

3. Centang pada kolom syarat penggunaan , kebijakan privasi, dan usia saya di atas 14 tahun. Lalu klik Konfirmasi

4. Setelah itu sobat akan disuruh untuk mengizinkan akses aplikasi Cashpop. Sobat bisa mengizinkan akses aplikasi dengan cara klik Setting .

5. Selanjutnya sobat akan masuk ke pengaturan dan aktifkan izin akses aplikasi cashpop. Lalu klik Ok. Langkah ini berguna agar aplikasi Cashpop berjalan dengan baik dan supaya sobat bisa mendapatkan poin dari aplikasi yang sobat jalankan.

6. Setelah itu kembali ke aplikasi Cashpop dan akan muncul pesan Point apps. Selanjutnya sobat bisa klik Ok pada pesan tersebut.

Selesai, dan sobat bisa memulai mengumpulkan gold di aplikasi Cashpop dan menukarkannya pada uang kesh melalui rekening yang di sediakan yang telah saya sebutkan di atas.

Saya sarankan setelah melakukan pendaftaran, sobat hubungkan ID Cashpop sobat ke akun Google agar nantinya akun sobat tidak hilang saat mengganti Handphone. Cara menghubungkan ID Cashpop ke akun google adalah dengan cara masuk ke Aplikasi Cashpop lalu masuk ke menu Setting, lalu Hubungkan ke Google ID.

Aplikasi Cashpop memiliki dua jenis Gold yaitu Point Gold dan Normal Gold. Dua jenis Gold ini memiliki cara masing-masing untuk mendapatkannya. Sobat bisa simak cara mendapatkan Point Gold dan Normal Gold di bawah ini.

Cara mendapatkan Point Gold di aplikasi Cashpop :

Pertama dengan membuka atau menjalankan sebuah aplikasi selama beberapa menit seperti Whatsapp, Facebook, Youtube dan semua aplikasi lain yang biasa sobat buka. Semakin lama sobat membuka dan menggunakan aplikasi tersebut, maka semakin banyak poin yang sobat dapatkan. Saat sobat menonaktifkan layar handphone sobat, sobat bisa mendapatkan Point Gold jika waktu nonaktifkan layar handphone lebih lama dari waktu hidup layar handphone. Maka semakin lama sobat menonaktifkan layar handphone sobat, maka semakin banyak pula Point Gold yang sobat dapatkan.

Cara mendapatkan Normal Gold di aplikasi Cashpop :

Pertama sobat bisa mendapatkan Normal Gold dengan cara menyelesaikan misi yang ada pada aplikasi Cashpop. Caranya dengan masuk ke aplikasi Cashpop lalu buka menu misi. Disana ada berbagai misi yang dapat sobat selesaikan seperti mendownload sebuah aplikasi, menyelesaikan survey, follow akun instagram Cashpop dan masih banyak lagi.

Kedua sobat bisa mengundang teman sobat untuk menggunakan Cashpop. Caranya dengan membagikan ID sobat ke media social atau lainnya. Selanjutnya jika teman sobat memasukkan ID sobat saat melakukan pendaftaran maka sobat akan mendapatkan 10.000 Normal Gold dan teman sobat pun 10.000 gold dan sobat mendapatkan 20% pendapatan teman sobat dari menyelesaikan misi.

Alhamdulillah itulah Cara Cari Uang Online Dengan Aplikasi Android semoga bermanfaat dan dapat membantu sobat yang ingin cari uang dengan cara online.

Cara memasukan kode promo shopee cashback 50%

Cara memasukkan kode promo shopee cashback 50% yaitu:

  1. Buka aplikasi shopee.
  2. login ke akun shopee anda.
  3. cari barang yang mau anda beli, masukkan keranjang belanja.
  4. pada saat check out, masukkan kode voucher : AROPU222. Ke kolom Voucher/masukan kode, setelah itu klik Checkout dan selesaikan pesanan anda kemudian bayar.
  5. Jika transaksi sudah berhasil, tidak ada pengembalian dana dan pembatalan pesanan, barang sudah anda terima, maka anda akan mendapatkan cashback 50% dengan nilai maksimal 30.000 di koin shopee anda.

Itulah cara mendapatkan cashback pembelian pertama di shopee, mudah-mudahan anda tidak bingung mengenai cara memasukkan kode voucher di shopee.

Cara mendapatkan kuota gratis 750 mb im3

Bismillah. Cara mendapatkan kuota gratis 750 mb im3 ooredoo dengan instal aplikasi my im3 dan memasukan kode referralnya

  1. Download aplikasi my im3
  2. Daftarkan nomor kamu
  3. Masukan kode referral ini QPZHC1
  4. Dan anda akan mendapatkan 750 mb jika menggunakan kode referralnya
Jika kamu baru mendaftar katanya kamu akan langsung dapat 1gb untuk 3 hari karena saya lupa pernah mendapatkan 1gb ketika mendafta
  1. Klik menu Reward
  2. Bagikan Kode Saya
  3. Salin ke papan klip atau bagikan kode referral kamu
  4. Dan kamu akan mendapatkan 750 mb untuk setiap 1 orang teman yang menggunakan kode referral kamu dan maksimal 10 orang perhari
Ini bukti kuota gratis dari kode referral

Alhamdulillah semoga Cara mendapatkan kuota gratis 750 mb im3 bermanfaat.

Cara Main Shopee Tanam Thr

Bismillahir rohmaanirrohim. Cara main shopee tanam thr tidaklah sulit bahkan bisa dibilang sangat mudah sobat tinggal menanam bibit dan menyiraminya sampai panen dengan air yang disediakan oleh shopee lalu panen dan klaim koinya gampangkan cara mainnya, kerennya jika rezeki sobat bagus sobat bisa memanen hingga 1000.000 koin yang bisa sobat gunakan untuk belanja di shopee. Nah kalau pengen tahu lebih jelas cara main shopee tanam thr berikut penjelasannya.

1. Download shopee id di playstore atau bisa melalui Link ini, jika sobat mau cashback 50% koin shopee untuk pembelian pertama sobat, sobat bisa masukan kode ini: AROPU222

Shopee id

2. Buka aplikasi shopee ID lalu klik saya disisi kanan bawah

Menu saya shopee ID

Scrool atau geser kebawah pada menu saya sampai sobat menemukan menu Koin Shopee lalu klik menu tersebut

Scrool menu saya pada aplikasi shopee ID

Klik game Shopee Tanam

Game shopee tanam

Klik tambah buah baru

Tambah buah baru

Pilih tanaman yang akan sobat tanam, karena kita akan menanam thr silahkan pilih dan tanam THR

Tanam THR

Setelah selesai menanam THR silahkan sirami tanaman THR sobat agar tumbuh sampai masa panen. Dengan cara klik wadah air pada sisi kanan bawah

Siram tanaman sobat

Shopee tanam THR dapat dipanen dalam 0.3 hari dan terbagi menjadi tiga tahap. Pada tahap pertama sobat harus menyirami tanaman THR sobat dengan 20 tetes air untuk sampai ketahap kedua, dan pada tahap kedua sekitar 200 tetes, dan tahap ketiga sekitar 300 tetes. Dan air pada wadah air akan bertambah dalam sekitar 4 menit itu akan bertambah 1 tetes air, dan tanaman akan mati jika selama seminggu sobat tidak menyiraminya.

Selain menyirami tanaman sendiri sobat juga bisa menyirami tanaman teman sobat, dan begitu pula teman sobat bisa membantu sobat menyirami tanaman sobat. Caranya sobat bisa mengklik notifikasi lalu disana akan ada teman sobat yang meminta bantuan menyiram, teman yang membatu menirami dan, dan info perkembangan tanaman sobat

Notifikasi shopee tanam thr

Dan buat sobat yang mau saling bantu menyiram berikut linknya Bantu Siram

Alhamdulillah itulah cara main shopee tanam thr semoga tanaman sobat-sobat subur hingga dapat memanen 1.000.000 koin untuk berbelanja di shopee. Wassalamu alaikum.

Fasal Rukun Iman

(فصل) اركان الايمان ستة ان تأمن بالله بملائكتة وبكتبه وبرسله وباليوم الأخر وبالقدر خيره وشره من الله تعالى

Fasal 2

Rukun iman ada enam:

  1. Iman kepada awloh
  2. Iman kepada malaikat-malaikat awloh
  3. Iman kepada kitab-kitab awloh
  4. Iman keada para utusan awloh
  5. Iman pada hari akhir
  6. Iman pada takdir yang baiknya dan yang buruknya itu dari awloh ta’ala

(فصل) فى بيان جميع ما وجب به الايمان و البراهين الدالة على حقيقة الايمان

(Fasal) dalam menerangkan semua perkara yang wajib dengan perkara itu iman dan dalil yang menunjukan pada hakikat iman

(الاركان الايمان ستة)

(Rukun-rukun iman ada enam)

فاضافة الاركان من اضافة المتعلق بفتح اللام الى المتعلق بكسرها أى جميع ما وجب الايمان به والبراهين الدالة على حقيقة الايمان ستة لان الايمان الذى هو التصديق القلبى يتعلق بمعنى يتمسك بذلك

Maka idhofatnya lafazh arkan (اركان) dari idhofatnya muta’alak (متعلق) dengan fatah lamnya pada muta’alik (متعلق) dengan kasrohnya yaitu semua perkara yang wajib iman dengannya dan dalil-dalil yang menunjukan pada hakikat iman itu ada enam karena sesungguhnya iman yang mana iman itu adalah membenarkan yang bangsa hati itu bergantung pada ma’na atau arti berpegangan pada hal itu.

فالايمان لغة مطلق التصديق سواء كان بما جاء به النبى او بغيره وشرعا التصديق بجميع ما جاء به النبى ﷺ بما علم من الدين بالضرورة لامطلقا

Maka iman dalam arti bahasa adalah mutlakny membenarkan baik adanya dengan perkara yang datang dengannya baginda nabi SAW atau dengan yang lainnya, dan menurut syariat adalah membenarkan dengan semua perkara yang datang dengannya baginda nabi Sollawloohu alaihi wasallam dan dengan perkara yang diketahui dari agama dengan jelas tidak mutlak

و معنى التصديق هو حديث النفس التابع للجزم سواء كان الجزم عن دليل ويسمى معرفة أو عن تقليد ومعنى حديث النفس أن تقول تلك النفس أى القلب رضيت بما جاء به النبى ﷺ

Dan arti tashdiq ialah berceritanya hati yang mengikuti pada kemantapan baik adanya kemantapan itu dari dalil dan dinamai ma’rifat atau dari taklid. Dan atri cerita hati gambarannya berbicaranya hati itu yaitu qolbu “Saya ridho dengan perkara yang datang dengannya baginda nabi Sollawloohu Alaihi Wasallam.

{غزة} مراتب الايمان خمسة ¤ اولها ايمان تقليد وهو الجزم بقول الغير من غير ان يعرف دليلا وهو يصح ايمانه مع العصيان بتركه النظر أى الاستدلال إن كان قادرا على الدليل ¤

{Masalah yang bersinar} martabat atau pangkat iman itu ada lima ¤ yang pertama adalah iman taqlid yaitu mantap dengan ucapan orang lain dari tanpa mengetahui dalil atau bukti. Dan ia sah imannya serta mashiat dengan meninggalkannya orang taklid itu pada nazhor atau mengangan-angan yatu mencari dalil jika adanya ia mampu atas dalil

ثانها ايمان علم وهو معرفة العقائد بادلتها وهذا من علم اليقين وكلا القسمين صاحبهما محجوب عن ذات الله تعالى

Keduanya iman ilmu yaitu mengetahui akidah dengan dalil-dalilnya dan ini sebagian dari ilmu yakin dan kedua bagian keduanya yang memilikinya dihijab atau dihalangi dari zdatnya Awloh ta’ala

¤ ثالثها ايمان عيان وهو معرفة القلب بمراقبة القلب فلا يغيب ربه عن خاطره طرفت عين بل هيبته دائما فى قلبه فكانه يراه وهو مقام المراقبة ويسمى عين اليقين

Yang ketiganya iman Iyan mengenalnya hati dengan penglihatan hati maka tidak hilang tuhannya dari bisikan hatinya sekejap mata pun bahkan takutnya orang ini dawam dalam hatinya maka seakan-akan ia melihatnya ialah maqom melihat (muroqobah) dan dinamai aenul yaqin

¤ رابعها ايمان حق وهو رؤية الله تعالى بقلبه وهو معنى قولهم العارف يرى ربه فى كل شيئ وهو مقام المشاهدة ويسمى حق اليقين وصاحبه محجوب عن الحوادث

Yang keempatnya imanul haq ialah melihat Awloh ta’ala dengan hatinya ialah arti ucapan para ulama Al Arif melihat tuhan nya dalam setiap sesuatu dan ialah Maqom Musyahadah dan dinamai hakkul yaqin dan pemiliknya dihijab dari makhluk

¤ وخامسها إيمان حقيقة وهو الفناء بالله والسكر بحبه فلا يشهد الا اياه كمن غرق فى بحر ولم يرى له ساحلا والواجب على الشخص أحد القسمين الاولين وأما الثلثة الأخر فعلوم ربانية يخص بها من يشاء من عباده ¤

Dan yang kelimanya iman hakikat yaitu fana atau sirna dengan Awloh dan mabuk dalam kecintaannya maka ia tidak menyaksikan kecuali iaseperti orang yang tenggelam dalam lautan dan ia tidak melihat pada lautan itu tepi pantai. Dan yang wajib pada seseorang adalah salah satu dua bagian yang awal adapun ketiga bagian yang akhir maka itu ilmu tuhan yang yang ia tentukan dengangan ilmu itu pada orang yang ia kehendaki dari hamba-hambanya

أحدها (أن تؤمن بالله) بأن تعتقد على التفصيل أن الله تعالى موجود قديم باق مخالف للحوادث مستغن عن كل شيئ واحد قادر مريد عالم سميع بصير متكلم وعلى الاجمال أن الله كمالات لاتتناهى

Salah satunya adalah (imannya dirimu kepada Awloh) dengan menekadkannya dirimu secara rinci sesungguhnya Awloh ta’ala itu ada, pertama tanpa awal abadi, membedai pada makhluk, kaya dari setiap sesuatu, satu, maha kuasa, maha menghendaki, , maha tahu, maha mendengar, maha melihat, maha berbicara, dan secara keseluruhan sesungguhnya Awloh maha sempurna tidak ada akhirnya,

وأعلم أن الموجودات بالنسبة للاستغناء عن المحل والمحصص وعدمه أربعة الاول مالا يفتقر لهما معا وهو ذات الله الثانى عكسه وهو صفة الحوادث الثالث كا يقوم بمحل دون المحصص وهو صفة البارى أى الذى يخلق الخلق ويظهرهم من العدم الرابع عكسه وهو ذات المخلوقين

Dan ketahuilah sesungguhnya perkara yang ada dengan membangsakan pada kekayaan atau ketidak membutuhkannya dari tempat dan yang menciptakan dan tidaknya atau membutuhkannya itu ada empat

  • yang pertama perkara yang tidak membutuhkan pada keduanya secara bersamaan yaitu dzat Awloh
  • Yang kedua sebaliknya yaitu sifatnya para makhluk yang memiliki sifat baru
  • Yang ketiga adalah perkara yang berdiri dengan tempat tanpa ada yang menciptakan ialah dzat Albaari yaitu dzat yang menciptakan makhluk dan menzhohirkannya dari tidak ada
  • Yang keempat sebaliknya yaitu dzat para makhluk

{فائدة} من ترك اربع كلمات كمل ايمانه اين و كيف و متى وكم فان قال قائل اين الله فجوابه ليس فى مكان ولا يمر عليه زمان وان قال كيف الله فقل ليس كمثله شيئ وان قال لك متى الله فقل له اول بلا ابتداء وآخر بلا انتهاء وان قال لك قائل كم الله فقل له واحد لامن قلة قل هو الله احد

{Faidah} Barang siapa meninggalkan empat kalimat maka sempurnalah imannya yaitu dimana, bagaimana, kapan, dan berapa , maka jika ada orang yang bertanya dimana Awloh maka jawabnya tidak dalam tempat dan tidak melewati padanya waktu, dan jika berkata bagaimana Awloh maka katakanlah tidak ada sepertinya sesuatu apapun, dan jika berkata padamu kapan Awloh maka katakanlah padanya pertama tanpa awal dan yang terakhir tanpa ujung, dan jika berkata padamu orang yang berbicara berapa Awloh maka katakanlah padanya satu bukan dari sedikit, katakanlah dialah awloh yang maha satu.

(و) ثانيها ان تؤمن (بملائكته) بان تعقد انهم اجسام نورانية لطيف ليسوا ذكورا ولا اناثا ولا خناثى لا اب لهم ولا ام لهم صادقون فيما اخبروا به عن الله تعالى لا يأكلون ولا يشربون ولا يتناكحون ولايتوالدون ولا ينامون ولا تكتب اعمالهم لانهم الكتاب ولايحاسبون لانهم الحساب ولا توزن أعملهم لانهم لاسيآت لهم ويحشرون مع الجن والانس يشفعون فى عصاة بنى آدم ويراهم المؤمنون فى الجنة ويدخلون الجنة ويتنولون النعمة فيها بما شاء الله لكن قال احمد السحيمى وجاء عن مجاهد ما يقتضى أنهم لا يأكلون فيها ولا يشربون ولا ينكحون وانهم يكونون كماكانوا فى الدنيا وهذا يقتضى أن الحور والولدان كذالك اه

(Dan) yang kedua imannya dirimu (pada para malaikarnya Awloh) dengan menekadkannya dirimu sesungguhnya mereka adalah jisim-jisim yang bangsa cahaya yang halus, mereka bukanlah laki-laki dan bukan perempuan dan bukan bencong tidak memiliki ayah dan ibu, mereka benar dalam apa yang mereka kabarkan dari Awloh ta’ala tidak makan dan tidak minum, tidak menikah dan tidak melahirkan, tidak tidur dan tidak ditulis amal-amalnya karena mereka adalah yang menulis amal dan tidak dihisab karena mereka yang menghisab dan tidak ditimbang amalnya karena mereka tidak memiliki keburukan dan dikumpulkan beserta jin dan manusia, memberi syafa’at dalam anak adam yang bermaksiat dan melihat pada mereka orang-orang yang beriman disurga, mereka masuk surga dan mendapatkan ni’mat didalamnya dengan apa yang Awloh kehendaki, tapi Imam Ahmad Assuhaemi berkata dan datang dari mujahid perkara yang menuntut sesungguhnya mereka tidak makan didalam surga dan todak minum, dan tidak menikah dan mereka berada seperti halnya mereka berada didunia dan ini menuntut sesungguhnya bidadari dan anak-anak seperti itu , selesai kaol imam suhaemi.

ويموتون بالنفخة الاولى الا حملة العرش والرؤساة الاربعة فانهم يموتون بعدها أما قبلها فلا يموتون أحد منهم فيجب الايمان بأنهم بالغون فى الكثرة الى حد لايعلمه الا الله تعالى على الاجمال الا من ورد تعيينه باسمه المخصوص أونوعه فيجب الايمان بهم تفصيلا فالاول كجبريل وميكائيل واسرافيل وعزرائيل ومنكر ونكير ورضوان ومالك ورقيب وعتيد ورومان

Dan para malaikat itu akan wapat ketika tiupan sangkakala yang pertama kecuali malaikat yang menyangga arasy dan para kepala malaikat yang empat maka mereka wafat sesudahnya adapun sebelumnya maka tidak wapat salah satu dari mereka, maka wajib iman pada sesungguhnya mereka sampai dalam banyak sampai batas yang tidak mengetahuinya kecuali Awloh ta’ala secara keseluruhan kecuali malaikat yang datang menentukannya dengan namanya yang ditentukan atau warnanya, maka wajib iman pada mereka secara perinci maka yang pertama seperti malaikat Jibril, Mikail, Isrofil, Ijroil, Munkar, Nakir, Ridwan, Malik, Roqib, Atid, Dan Malaikat Ruman

والثانى كحملة العرش والحفظة والكتبة قال احمد القليوبى واعلم أن جبريل أفضل الملائكة مطلقا حتى من اسرافيل على الاصح قال جلال السيوطى وأنه يحضر موت من يموت على وضوء قال بعضهم وافضل الملائكة جبريل ثم اسرافيل وقيل عكسه ثم ميكائيل ثم ملك الموت وقال فخر الرازى أفضل الملائكة مطلقا حملة العرش والحافظون به ثم جبريل ثم اسرافيل ثم ميكائيل ثم ملك الموت ثم ملائكة الجنة فملائكة النار ثم الموكلون باولاد آدم ثم الموكلون بأطراف العالم وقال غزالى أقرب العباد الى الله تعالى وأعلاهم درجة اسرافيل ثم بقية الملائكة ثم الانبياء ثم العلماء العاملون ثم السلاطين العادلون ثم الصالحون انتهى وأنت خبير بأنه لايلزم من القرب التفضيل فالوجه تقديم جبريل على اسرافيل انتهى قول القليوبى

Dan yang kedua seperti para malaikat yang menyangga arasy, malaikat hafadhoh, para malaikat penulis, Berkata imam Ahmad Qulyubi : Dan ketahuilah sesungguhnya malaikat Jibril adalah paling utamanya malaikat mutlak sehingga dari malaikat isrofil atas kaol yang lebih shoheh . Berkata syeh Jalalus Suyuti : Dan sesungguhnya malaikat Jibril hadir pada wafatnya seseorang yang wafatnya memiliki wudhu. Sebagian ulama berkata: paling utamanya malaikat adalah malaikat Jibril, lalu Isrofil, dan dikatakan sebaliknya, lalu Mikail lalu malaikat maut . Dan syeh fahrur Roji berkata : paling utamanya malaikat mutlak adalah para malaikat yang menyangga arasy dan para malaikat yang menjaga arasy lalu malaikat Jibril, lalu Isrofil, lalu Mikail, lalu malaikat maut, lalu para malaikat surga, lalu para malaikat neraka lalu para malaikat yang mewakili anak-anak lalu para malaikat yang mewakili matanya orang alim dan dan imam Gojali berkata : paling dekatnya hamba-hamba pada Awloh ta’ala dan paling tingginya derajatnya adalah malaikat Isrofil lalu malaikat sisanya lalu para nabi lalu para ulama yang mengamalkan ilmunya lalu para raja yang adil lalu orang-orang sholeh, selesai kaol imam Gojali. Dan engkau tahu dengan sesungguhnyatidak tetap dari kedekatan keutamaan , maka yang unggul adalah mendahulukan malaikat Jibril atas malaikat Isrofil selesai kaol imam Qulyubi.

(و) ثالثها ان تؤمن ب(كتبه) معنى الايمان بالكتب التصديق بأنها كلام الله المنزل على رسله عليهم الصلاة والسلام وكل ماتضمنته حق ونزولها كانت مكتوبة على الالواح كالتوراة أو مسموعة من السمع بالمشاهدة كما فى ليلة المعراج

(Dan) yang ketiga imannya kamu pada (kitab-kitabnya) arti iman pada kitab-kitab adalah membenarkan pada sesungguhnya kitab-kitab itu adalah kalam Awloh yang diturunkan pada para utusan Alaihimush sholatu wasallam dan setiap perkara yang terkandung didalamnya itu hak dan turunnya ada dituliskan diatas alwah seperti kitab taurot atau yang didengarkan dari pendengaran dengan musyahadah seperti pada malam miroj

أو من وراء حجاب كما وقع لموسى فى الطور أو من ملك مشاهد كما روي ان اليهود قالوا لرسول الله ﷺ ألا تكلم الله وتنظر اليه ان كنت نبيا كما كلمه موسى ونظر اليه فقال لم ينظر موسى الى الله فنزل وما كان لبشر أن يكلمه الله الا وحيا أو من وراء حجاب أو يرسل رسولا فيوحى باذنه ما يشاء

atau dari belakang hijab seperti yang terjadi pada nabi musa di gunung thur atau dari milku musyahid seperti diriwayatkan sesungguhnya orang-orang yahudi berkata pada Rosuluwloh Sollawloohu Alaihi Wasallam : Tidakkah engkau berbicara pada Awloh dan melihat padanya jika kamu memang seorang nabi seperti berbicaranya kepada Awloh Nabi musa dan melihat padanya. Maka Rosul pun berkata Nabi musa tidak melihat Awloh maka turunlah “Dan tidaklah ada bagi manusia berbicara padanya Awloh kecuali diberi wahyu padanya atau dari belakang hijab atau mengutus seorang utusan maka Awloh memberi wahyu dengan ijinnya apa-apa yang Awloh kehendaki”

قال سحيمى فى تفسير ذلك أى ما صح لبشر أن يكلمه الله الا أن يوحى اليه وحيا أى كلاما خفيا يدرك بسرعة كماسمع ابراهيم فى المنام أن الله يأمرك بذبح ولدك وكما الحمت ام موسى أن تقذفه فى البحر أو من وراء حجاب أو ان يرسل رسولا أى ملكا جبريل فيكلم الرسول أي المرسل اليه بأمر ربه ما يشاء

Imam suhaemi berkata dalam tapsiran itu yaitu tidaklah sah bagi manusia berbicara padanya Awloh kecuali memberi wahyu padanya sebuah wahyu yaitu kalam yang samar yang ditemukan dengan cepat seperti mendengarnya nabi ibrohim dalam tidurnya sesungguhnya Awloh memerintahkan padamu dengan menyembelih nabi anakmu dan seperti diberi ilhamnya ibunda nabi musa pada membuang nabi musa dilaut, atau dari belakang hijab atau diutus seorang utusan yaitu malaikat jibril lalu berbicara utusan itu yaitu yang diutus padanya dengan perintah tuhannya apa-apa yang tuhannya kehendaki

{فرع} قال سليمان الجمل وعن الحرث بن هشام انه سأل النبى ﷺ كيف يأتيك الوحى فقال ﷺ احيانا يأتينى فى مثل صلصلة الجرس وهو أشده على فيفصم عنى وقد وعيت ما قال وأحيانا يتمثل لي الملك رجلا فيكلمنى فأعى ما يقول

{Cabang} Berkata Sulaiman Aljamal dan dari Haris putra Hisam sesungguhnya ia bertanya pada Baginda Nabi Sollawloohu Alaihi Wasallam Bagaimana datang pada tuan sebuah wahyu Maka Baginda Sollawloohu Alaihi Wasallam Bersabda : kadang-kadang datang wahyu itu kepadaku dalam seperti bunyi lonceng dan ia lebih kuat lalu berpisah dariku dan bener-benar aku sudah menghafal apa yang ia (malaikat) katakan, dan kadang-kadang menyerupai padaku malaikat pada seorang laki-laki lalu ia berbicara padaku lalu aku lemah pada apa yang ia katakan

والجرس بفتح الجيم والراء وهو مايعلق على عنق الحمار وقوله فيفصم عنى أى ينفصل عنى ويفارقنى وقوله وعيت من باب وعد أى حفظت ماقال

Dan lafazh Aljaros (الجرس) dengan dibaca fatah jim dan ro-nya ialah perkara yang menggantung pada leher himar, dan sabda Baginda fayafshimu anni (فيفصم عنى) yaitu terpisah dariku dan berpisah dariku, dan sabda Baginda wa’aitu (وعيت) dari bab wa’ada (وعد) yaitu aku menghafal apa yang ia katakan.

والمراد بالكتب مايشمل الصحف وقد اشتهر أنها مائة وأربعة وقيل أنها مائة وأربعة عشر وقال السحيمى والحق عدم حصر الكتب فى عدد معين فلايقال أنها مائة وأربعة فقط لانك تتبعت أى فتشت الروايات تجدها تبلغ أربعة وثمانين ومائة

Dan yang dimaksud denga kutub (كتب) adalah perkara yang mengandung lembaran-lembaran dan tentunya sudah masyhur sesungguhnya kitab-kitab itu ada seratus empat dan dikatakan sesungguhnya kitab-kitab itu ada seratus empat puluh, dan imam Suhaemi berkata dan haknya tidak meringkas kitab-kitab dalam bilangan yang ditentukan maka tidak boleh dikatakan sesungguhnya kitab-kitab itu seratus empat saja karena kamu membahas yaitu memeriksa riwayar-riwayat maka kamu akan menemukannya sampai seratus delapan puluh empat

فيجب اعتقاد أن الله أنزل كتبا من السماء على الاجمال لكن يجب معرفة الكتب الاربعة تفصيلا وهى التوراة لسيدنا موسى والزبور لسيدنا داود والانجيل لسيدنا عيسى والفرقان لخير الخلق سيدنا محمد ﷺ وعليهم أجمعين

Maka wajib bertekad sesungguhnya Awloh menurunkan kitab-kitab dari langit secara keseluruhan, tapi wajib mengetahui empat kitab secara perinci ialah kitab taurot pada syyid kita Musa dan jabur pada sayyid kita Dawud dan injil pada sayyid kita Isa dan Furqon pada paling bagusnya makhluk sayyid kita Muhammad sollawloohu alaihi wasallam wa alaihim ajma’inv

{تتميم} روى عن حديث ابى ذر قال قلت يا رسول الله فماكانت صحف ابراهيم قال كانت كلها امثالا منها أيها الملك المسلط المبتلى المغرور انى لم ابعثك لتجمع الدنيا بعضها على بعض ولكن بعثتك لترد عنى دعوة المظلوم فانى لا اردها ولو كانت من فم كافر ¤

{Penyempurna} Diriwayatkan dari hadist abi dzar beliau berkata saya berkata : ya Rosulawloh maka apa adanya mushhaf-mushhaf nabi ibrohim itu. Rosuluwloh bersabda adanya mushhaf nabi Ibrohim itu semuanya adalah perumpamaan diantaranya : Wahai raja yang menguasai yang dicoba yang ditipu sesungguhnya aku tidak mengutus padamu untuk mengumpulkan dunia sebagiannya diatas sebagian yang lain tetapi aku mengutus kepadamu supaya engkau menolak doanya orang yang dizholimi maka sesungguhnya aku tidak menolaknya walau adanya doa itu dari mulutnya orang yang kafir

ومنها وعلى العاقل أن يكون له ساعة يناجى فيها ربه عز وجل ساعة يحاسب فيها نفسه وساعة يتفكر فيها صنع الله تعالى وساعة يخلو أى يتجرد فيها لحاجته من المطعم والمشرب ¤

Dan sebagiannya : dan atas orang yang berakal adanya baginya waktu yang ia bermunajat dalam waktu itu pada tuhannya azza wajalla, dan adanya waktu yang bermuhasabah (menghitung amal) didalam waktu itu pada dirinya, dan adanya waktu yang ia bertafakur didalamnya ciftaan Awloh ta’ala, dan ada waktu ia bersepi yaitu menyendiri didalamnya untuk kebutuhannya dari makanan dan minuman.

ومنها على العاقل أن لا يكون طامعا أى مؤملا الا فى ثلاث تزود لمعاد ومرمة لمعاش ولذة فى غير محرم ¤ قوله مرمة بفتحات وتشديد الميم أى أصلاح ¤

Dan sebagiannya : Atas orang yang berakal hendaknya tidak mengharapkan yaitu berangan-angan kecuali dalam tiga : mencari bekal untuk akhirat, mematutkan pada penghidupan, dan enak-enakan dalam selain yang diharamkan ¤

ومنها وعلى العاقل أن يكون بصير بزمانه مقبلا على شانه حافظا للسانه ومن عد كلامه من عمله قل كلامه الا فيما يعنيه بفتح اوله من باب رمى أى ما تتعلق عنايته به كما قال ابن حجر فى فتح المبين

Dan sebagiannya : dan atas orang yang berakal hendaknya melihat pada zamannya sembari menghadap pada keadaanya, menjaga lisannya, dan barang siapa menghitung ucapannya sebagian dari amalnya maka sedikitlah ucapannya kecuali dalam perkara yang ia maksud. Yanii (يعنى) dengan fatah awalnya dari bab romaa (رمى) yaitu perkaya yang bergantung maksudnya pada perkara itu seperti yang dikatakan imam ibnu hajar dalam kitab fathul mubin.

قال أبو ذر أيضا قلت يارسول الله فما كانت صحف موسى قال كانت كلها عبر بكسر العين وفتح الباء جمع عبرة بسكونها مثل سدر وسدرة أى مواعظ ¤

Abu dzar juga berkata : saya berkata : ya Rosulawloh lalu apa adanya mushhaf nabi musa itu. Baginda pun bersabda adanya kitab nabi musa itu semuanya adalah ibarat. Lafazh ibarun (عبر) dengan sukun ainnya dan fatah banya adalah jama dari lafazh ibaroh (عبرة) dengan sukunnya (sukun ba-nya) seperti sidar (سدر) dan sidroh (سدرة) yaitu mauidoh atau nasihat.

ومنها عجبت لمن ايقن بالموت كيف يفرح عجبت لمن أيقن بالنار كيف يضحك عجبت لمن يرى الدنيا وتقلبها بأهلها كيف يطمئن اليها عجبت لمن أيقن بالقدر ثم يتعب وفى نسخة كيف يغضب عجبت لمن أيقن بالحسب ثم لا يعمل ¤

Dan sebagian : saya aneh pada orang yang yakin pada mati bagaimana ia bisa senang, saya aneh pada orang yang yakin pada neraka bagaimana ia bisa tertawa, saya aneh pada orang yang melihat dunia dan bolak-balik dengan ahlinya bagaimana ia bisa berharap padanya, saya aneh pada orang yang yakin dengan takdir lalu ia bermain-main, dan dalam sebagian nasah bagaimana ia bisa marah, saya aneh pada orang yang yakin dengan hisab lalu ia tidak beramal.

وفى التوراة ياأبن آدم لاتخف من سلطن مادام سلطانى باقيا وسلطانى باق لا ينفد أبدا بفتح الفاء وبالدال المهملة أى لايفنى ولا ينقطع يابن آدم خلقتك لعبادتى فلا تلعب ياأبن آدم لاتخافن فوات الرزق مادامت خزائنى مملوءة وخزائنى لا تنفد أبدا

Dan dalam kitab taurot : hai anak adam jangan takut dari raja selama kerajaanku ada dan kerajaanku abadi tidak sirna selamanya . Lafazh yanfadu (ينفد) dengan fatah fa dan dal tanpa titikyaitu tidak fana atau rusak dan tidak terputus , hai anak adam aku membuatmu untuk ibadah kepadaku maka janganlah kamu bermain-main, hai anak adam jangan takut terhentinya rizki selama tempat penyimpananku penuh dan tempat penyimpananku tidak akan pernah habis selamanya

ياأبن آدم خلقت السموات والارض ولم اعى بخلقهن أيعيينى رغيف واحد أسوقه اليك فى كل حين وقوله أعى مضارع عي بكسر عين الفعل من باب تعب أى ولم أعجز ويعي بضم حرف المضارعة من أعيا الرباعى ياأبن آدم كما فى فريضتى لم أخالفك فى رزقك على ما كان منك

Heh anak adam aku menciptakan langit-langit dan bumi dan aku tidak kesulitan dengan membuatnya apakah aku akan kesulitan dengan satu roti, apakah pasarnya padamu setiap saat, dan firman Awloh lafazh a’ya (أعى) fiil mudhore dari ayya (عي) dengan dibaca kasroh ain fiilnya dari bab taiba (تعب) yaitu dan aku tidak lemah dan yuyi (يعي) dengan dhomah huruf mudhorinya dari a’ya (أعيا) ruba’i, hai anak adam seperti dalam kefarduanku aku tidak mengingkarimu dalam jizkimu atas apa yang ada darimu.0

ياأبن آدم إن رضيت بما قسمته لك أرحت بدنك وقلبك وأن لم ترض بما قسمته لك سلطت عليك الدنيا حتى تركض فيها كركض الوحش فى البرية أى صحراء وعزتى وجلالى لا ينالك منها الا ما قسمته لك وأنت عندى مذموم

Hai anak adam jika kamu ridho dengan apa yang aku bagikan padamu maka kamu maka beristirahatlah badanmu dan hatimu dan jika kamu tidak ridho dengan apa yang aku bagikan padamu maka menguasai atasmu dunia sehingga kamu berlari didalamnya seperti berlarinya hewan liar didaratan yaitu padang atau gurun demi kemuliaanku dan keagunganku tidaklah ketidak ridhoanmu menperolehkan kamu dari dunia kecuali apa yang aku meembagikannya padamu dan kamu dihadapanku tercela

(و) رابعها أن تأمن ب(رسله) وهم أفضل عباد الله قال تعالى وكلا فضلنا على العالمين بأن تعتقد أن الله تعالى أرسل للخلق رسلا رجالا لا يعلم عددهم الا الله أولهم آدم وخاتمهم وأفضلهم سيدنا محمد صلى الله تعالى عليه وسلم وكلهم من نسل آدم عليه سلام

(Dan) yang keempatnya imannya dirimu pada (para utusan Awloh) dan mereka itu adalah paling utama-utamanya hamba Awloh Berfirman Awloh taala dan pada setiap mereka kami utamakan atas Alam semesta. Gambaranya dengan menekadkannya dirimu sesungguhnya Awloh taala mengutus pada makhluk para utusan para laki-laki yang tidak tahu bilangan mereka kecuali Awloh yang pertama dari mereka adalah nabi Adam AS dan penutup mereka dan paling utamanya dari mereka adalah sayyid kita Nabi Muhammad Sollawloohu alaihi taala wasallam dan semuanya mereka itu adalah dari keturunan nabi Adam

وأنهم صادقون فى جميع أقوالهم فى دعوى الرسالة وفيما بلغوه عن الله تعالى وفى الكلام العرفى نحو اكلت شربت وأنهم معصومون من الوقوع فى محرم أو مكروه وأنهم مبلغون ماأمروا بتبليغه للخلق وان لم يكن أحكاما

Dan sesungguhnya mereka itu benar dalam semua ucapan mereka dalam pengakuan kerosulan dan dalam apa-apa yang mereka sampaikan itu dari Awloh taala dan dalam ucapan bangsa adat seperti saya makan saya minum dan sesungguhnya mereka dijaga dari jatuh dalam perkara yang diharamkan dan dimakruhkan dan sesungguhnya menyampaikan apa-apa yang mereka diperintahkan menyampaikannya pada makhluk walau itu bukanlah sebuah hukum

وأنهم حاذقون بحيث يكون فيهم قدرة على إلزام الخصوم ومحاججتهم وإبطال دعاويهم فهذه الصفات الأربعة تجب للمرسلين وأما الانبياء غير المرسلين فلا يكونون مبلغين وإنما يجب عليهم أن يبلغوا الناس أنهم أنبياء ليحترموا

Dan sesungguhnya mereka pandai dengan sekiranya ada dalam mereka kemampuan atas mengendalikan musuh dan menghujjah mereka dan membatalkan pengakuan-pengakuan mereka maka ini sifat-sifat yang empat itu wajib bagi para rosuldan adapun para nabi yang bukan rosul maka mereka tidak ada menyampaikan dan tentunya wajib atas mereka menyampaikan pada manusia sesungguhnya mereka adalah nabi agar mereka pada menghormati

والصحيح فيهم الامساك عن حصرهم فى عدد لانهم ربما أدى الى إثبات النبوة والرسالة لمن ليس كذالك فى الواقع أو الى نفى وذلك عمن هو كذالك فى الواقع فيجب التصديق بأن الله رسلا وأنبياء على الاجمال

Dan yang soheh dalam mereka adalah menahan dari meringkas mereka dalam bilangan karena sesungguhnya mereka terkadang menyampaikan pada menetapkan kenabian dan kerosulan pada orang yang bukan seperti itu dalam kenyataannya atau pada menidakan dan itu pada orang yang ia seperti itu dalam kenyataannya maka wajib membenarkan bahwa sesungguhnya bagi Awloh para utusan dan para nabi secara keseluruhan

قال السحيمى نعم يجب على المؤمن أن يعلم ويعلم صبيانه ونساءه وخدمه أسماء الرسل المذكرين فى القرآن حتى يؤمنوا به ويصدقوا بجميعهم تفصيلا وأن لا يظنوا أن الواجب عليهم الايمان بمحمد فقط فان ايمان بجميع الانبياء سواء ذكر إسمهم فى القرآن او لم يذكر واجب على كل مكلف وهم أى المذكرون فى القرآن ستة وعشرون أو خمسة وعشرون ونظمتها فقلت

Berkata imam suhaemi ya wajib atas orang yang beriman mengetahui dan mengetahui anak-anaknya dan istri-istrinya dan pelayan-pelayannya, nama-nama para rosul yang ditutur dalam Alquran sehingga mereka iman para utusan dan mereka membenarkan pada semua dari mereka secara rinci dan jangan mengira sesungguhnya yang wajib pada mereka adalah iman pada nabi Muhammad saja maka sesungguhnya dengan semua para nabi baik ditutur nama-namanya dalam Alquran atau tidak dituturkan itu wajib pada setiap mukalap, dan mereka yang ditutur dalam Alquran ada duapuluh enam atau duapuluh lima dan saya menazhomkannya , maka saya berkata

  • أسماء رسل بقرآن عليك تجب
  • كآدم زكريا بعد يونسهم
  • نوح ادريس ابراهيم واليسع
  • اسحق يعقوب اسمعيل صالحهم
  • أيوب هرون موسى مع شعيبهم
  • داود هود عزير ثم يوسفهم
  • لوط والياس ذو الكفل أو اتحد
  • يحي سليمان عيسى مع محمدهم
  • Nama-nama para rosul dalam Quran atasmu itu wajib
  • Seperti nabi Adam nabi zakariya sesudah nabi yunus
  • Nabi nuh nabi Idris nabi Ibrohim dan nabi yasa
  • Nabi Ishaq nabi Yaqub nabi Ismail nabi Sholeh
  • Nabi Agub nabi Harun nabi Musa serta nabi Su’eb
  • Nabi Dawud nabi Hud nabi Uzer lalu nabi Yusuf
  • Nabi Lut nabi Ilyas nabi Dzul kifli atau yang menyatu
  • Nabi Yahya nabi Sulaeman nabi Isa seta nabi Muhammad Shollawloohu Alaihim Wasallam

هذا من بحر البسيط ومعنى أن ذا الكفل قيل هو الياس وقيل يوشع وقيل زكريا وقيل حزقيل ابن العجوز لان امه كانت عجوزا فسالت الله الولد بعد كبرها فوهب لها حزقيل اه قول السحيمى وقال صاحب بدء الخلق قال وهب بشر ابن أيوب يسمى ذا الكفل كان مقيما بالشام مدة عمره حتى مات وكان عمره خمسا وسبعين سنة وكان قبل شعيب انتهى ¤

Ini dari bahar basit dan arti sesungguhnya nabi Dzul kifli dikatakan beliau adalah nabi Ilyas dan dikatakan nabi Yusa dan dikatakan nabi Zakaria dan dikatakan nabi Hijkil bin Ajuz karena ibunya adanya adalah seorang nenek-nenek maka ia memohon pada Awloh seorang anak sesudah tuanya lalu Awloh member padanya nabi Hizkil selesai ucapan imam Suhaemi dan berkata pemilik kitab bidaul holki berkata Wahab Basyar bin Ayub dinamai Dzal kifli iada adanya mukim di Syam semenjak umurnya sampai wafat dan adanya umurnya tujuh puluh lima tahun dan adanya sebelum nabi Syueb selesai ¤

وأولو العزم منهم خمسة فيجب أن يعلم ترتيبهم فى الافضلية لانهم ليسوا فى مرتبة واحدة والمراد من العزم هنا الصبر وتحمل المشاق أو الجزم كما فسره به ابن عباس فى آية فافضلهم سيدنا محمد فسيدنا ابراهيم فسيدنا موسى فسيدنا عيسى فسيدنا نوح صلوات الله وسلامه عليهم أجمعين ويليهم فى الافضلية بقية الرسل ثم بقية الانبياء وهم متفاوتون فيمابينهم عند الله

Dan yang memiliki pangkat Ulul Azmi dari mereka itu lima maka wajib tahu urutan tertibnya dalam keutamaan karena mereka tidaklah dalam satu pangkat dan yang dimaksud dari azmi disini adalah sabar dan menanggung masyaqot atau teguh seperti apa yang menafsiri padanya imam ibnu Abas dalam ayat, maka paling utamanya sayyid kita nabi Muhammad lalu sayyid kita nabi Ibrohim lalu sayyid kita nabi Musa lalu sayyid kita nabi Isa lalu sayyid kita nabi Nuh Solawatuwloohi Wa Salamuhu Alaihim Ajmain dan mengiringi mereka dalam keutamaan sekalian para rosul lalu sekalian para nabi dan mereka berbeda-beda dalam apa-apa yang ada diantara mereka disisi Awloh

لكن يمتنع التعيين علينا على تفاوتهم لانه لم يرد فيه تعليم ثم رؤساء الملائكة كجبريل ونحوه ثم الاولياء خصوصا سيدنا ابابكر وبقية الصحابة لحديث إن الله اختار أصحابى على العالمين سوى النبيين والمرسلين ثم عوام الملائكة ثم عوام البشر قال فشنى وقدمت الملائكة على الرسل فى الذكر اتباعا للترتيب الوجودى فان الملائكة مقدمة فى الخلق أو للترتيب الواقع فى تحقيق معنى الرسالة فان الله تعالى ارسل الملائكة الى الرسل

Tetapi tercegah menentukan atas kita pada perbedaan mereka karena sesungguhnya tidak datang belajar dalam hal ini lali para kepala malaikat seperti malaikat Jibril dan seumpamanya lalu para wali khususnya sayyid kita Abu bakar dan sekalian para shohabat karena hadist : sesungguhnya Awloh memilih para sahabatku atas alam semesta selain para nabi dan para Rosul lalu para malaikat umum lalu manusia umum. Berkata imam Fasyani dan mendahului malaikat atas para rosul dalam dzikir karena mengikuti pada ketertiban bangsa wujud maka sesungguhnya malaikat dahulu dalam pembuatan atau karena tertib yang nyata dalam kenyataan arti Risalah maka sesungguhnya Awloh taala mengutus malaikat pada para Rosul

(و) خامسها ان تؤمن (باليوم الآخر) بان تصدق بوجوده و بجميع ما اشتمل عليه كالحشر والحسب والجزاء والجنة والنار سمي بذلك لانه لاليل بعده ولانهار ولا يقال يوم بلا تقييد الا لما يعقبه ليل أو لانه آخر الاوقات المحدودة أى آخر أيام الدنيا فليس بعده يوم آخر او لتأخره عن الايام المنقضية من أيام الدنيا

(Dan) yang kelimanya mengimankannya dirimu (pada hari akhir) dengan membenarkannya dirimu pada wujudnya dan dengan semua perkara yang mencakup atasnya seperti dikumpulkan dan dihisab dan pembalasan dan sirga dan neraka dinamai dengan nama itu karena sesungguhnya tidak ada malam sesudahnya dan tidak ada siang, dan tidak dikatakan hari dengan tanpa koyyid kecuali mengiringinya malam hari, atau karena sesungguhnya hari itu adalah akhir waktu-waktu yang dibatasi yaitu akhir hari dunia maka tidak ada sesudahnya hari akhir, atau karena terakhirnya hari itu dari hari-hari yang habis dari dari dari hari-hari dunia

واوله من النفخة الثانية الى ما لا يتناهى وهو الحق وقيل الى الاستقرار الخلق فى الدارين الجنة والنار فصدره من الدنيا وآخرن من الآخرة وهو يوم القيامة وسمى بذلك لقيام الموتى فيه من قبورهم والقبر من الدنيا وقيل فاصل بين الدنيا والآخرة وقيل أوله من موت الميت فالقبر من الآخرة ولذا يقولون من مات قامت قيامته أى الصغرى وسمى قيامة على هذا لقيام الميت فيه من الاضتجاع الى القعود لسؤال الملكين ثم ضم القبر عليه فاشبه يوم القيامة الكبرى

Dan awalnya dari tiupan yang kedua sampai perkara yang tidak ada akhirnya yaitu yang hak, dan dikatakan sampai tetapnya makhluk di dua daerah yaitu surga dan neraka maka permulaannya sebagian dari dunia dan akhirnya dan akhirnya sebagian dari akhirat ialah hari kiamat dan dinamai dengan nama itu karena berdirinya orang-orang mati didalamnya dari kuburan mereka, dan kuburan itu sebagian dari dunia, dan dikatakan kuburan itu yang memisahkan antara dunia dan akhirat, dan dikatakan awalnya adalah dari matinya orang mati maka kuburan itu sebagian dari akhirat dan karena ini para ulama berkata barang siapa mati maka berdorilah kiamatnya orang itu yaitu kiamat yang kecil dan dinamai kiamat atas ini karena berdirinya mayit dalam hari ini dari tidur miringnya pada duduk karena pertanyaan dua malaikat lalu dikumpu

قال الزمخسرى أوله من وقت الحشر الى ما لا يتناهى أو الى ان يدخل أهل الجنة الجنة وأهل النار النار ومقداره بالنسبة الى الكفار خمسون الف سنة لشدة أهواله وهو أخف من صلاة مكتوبة فى الدنيا بالنسبة الى المؤمن الصالح ويتوسط على عصة المؤمنين وقيل يوم القيامة فيه خمسون موطنا كل موطن ألف سنة نسال الله تعالى أن يخففه علينا بمنه وفضله حكاه السحيمى والفشنى

Berkata imam Zamkhosari Awalnya dari waktu dikumpulkan sampai perkara yang tidak ada akhirnya atau sampai masuknya ahli surga ke surga dan ahli neraka ke neraka dan ukurannya jika dibangsakan pada orang-orang kafir adalah limapuluh ribu tahun karena amat sangatnya perkara-perkara menakutkannya dan iaebih ringan dari solat yang lima waktu di dunia dengan membandsakan pada orang yang beriman yang sholeh dan sedang bagi orang-orang yang masiat yang beriman, dan dikatakan hari qiamat didalamnya lima puluh tempat tempat setiap tempat seribu tahun kami memohon kepada Awloh taala semoga ia meringankan pada kita dengan anugrahnya dan fadholnya yang menceritakannya imam Suhaemi dan imam Fasani

(و) سادسها أن تؤمن (بالقدر خيره وشره من الله تعالى) قال الفشنى ومعنى الايمان به أن تعتقد أن الله تعالى قدر الخير والشر قبل خلق خلق وأن جميع الكائنات بقضاء الله وقدره وهو مريد لها ويكفى إعتقاد جازم بذلك من غير نصب برهان وقال السيد عبد الله المرغنى والايمان بالقدر هو التصديق بأن ما كان وما يكون بتقدير من يقول للشيئ كن فيكون خيرا أو شرا نفعا أو ضرا حلوا أو مرا

Dan yang keenam imannya kamu ( pada taqdir yang bagusnya dan yang buruknya dari Awloh ta’ala) barkata imam fasyani dan arti iman pada takdir menekadkannya kamu sesungguhnya Awloh taala kebaikan dan keburukan sebelum menciptakan makhluk dan sesungguhnya semua yang ada itu dengan qodho Awloh dan qodar dan Awloh menghendaki padanya dam cukup i’tikad yang mantap dengan hal itu dari tanpa mengukuhkannya dalil dan berkata sayyid Abduwloh Almarghoni dan iman pada takdir ialah membenarkan pada sesungguhnya perkara yang ada dan yang akan ada itu dengan takdir dzat yang berkata pada sesuatu adalah! Maka sesuatu itu ada baik atau buruk, manfaat atau madhorot, manis ataupun pait.

وقال ﷺ كل شيئ بقضاء وقدر حتى العجز و الكيس وقال ﷺ لا يؤمن العبد بالله حتى يؤمن بالقدر خيره وشره رواه الترمذى وأما حديث مسلم فى دعاء الافتتاح والشر ليس اليك فمعناه ولا شر يتقرب به اليك أو لا يضاف الى الله تأدبا لان اللائق نسبة الخير لله والشر الى النفس تأديبا

Bersabda baginda nabi sollawloohu alaihi wasallam setiap sesuatu itu dengan qodho dan qodar sehingga lemah dan kuat dan bersabda baginda sollawloohu alaihi wasallam tidak beriman seorang hamba kepada Awloh sehingga ia beriman pada takdir yang baiknya dan yang buruknya yang meriwayatkannya imam Turmudi, dan adapun hadis muslim dalam doa iftitah dan “keburukan bukan padamu” maka artinya dan tidak ada keburukan yang menjadi ibadah pendekat dengan keburukan itu kepadamu ata tidak disandarkan kepada Awloh karena tatakrama karena yang patut membangsakan kebaikan kepada Awloh dan keburukan pada diri karena tatakrama

قال الله تعالى ما أصابك من حسنة فمن الله أى ايجادا وخلقا وما اصابك من سيئة فمن نفسك أى كسبا لا خلقا كما يفسره قوله تعالى وما أصابكم من مصيبة فيما كسبت ايديكم لان القرآن يفسر بعضه من بعض وأما قوله تعالى قل كل من عند الله فرجوع للحقيقة وأنظر الى أدب الخضر عليه السلام حيث قال فاراد ربك أن يبلغ أشدهما وقال فأردت أن أعيبها وتأمل قول ابراهيم الخليل عليه السلام الذى خلقنى فهو يهدين والذى هو يطعمنى ويشقين واذا مرضت فهو يشفين حيث نسب الهداية والاطعاك والشفاء لله والمرض لنفسه فلم يقل أمرضنى تأدبا منه عليه السلام

Awloh taala berfirman “tidaklah menimpa dirimu dari sebuah kebaikan maka itu dari Awloh” yaitu wujudnya dan penciptaannya “dan tidak menimpamu dari sebuah keburukan maka itu dari dirimu sendiri” yaitu dalam kasab bukan dalam penciptaan seperti menafsirinya firman Awloh taala “Tidaklah menimpa kalian dari sebuah musibah dalam perkara yang berbuat kedua tanganmu” karena sesungguhnya Alquran menafsiri sebagiannya dari sebagian yang lain dan adapun firman Awloh taala “katakanlah semuanya dari sisi Awloh” maka kembalinya pada hakikat dan lihatlah pada tatakrama nabi Khidir Alaihi Salam sekiranya berkata “maka menghendaki tuhanmu menyampaikan kekuatan mereka berdua” dan ia berkata “dan saya berkehendak merusak perahu” dan angan-anganlah ucapan Nabi Ibrohim Alkholil Alaihis salam “dzat yang membuatku maka ia memberi hidayah dan dzat yang ia memberiku makan dan memberiku minum dan ketika aku sakit maka ia menyembuhkanku” sekiranya ia membangsakan hidayah dan memberi makanan dan kesembuhan pada Awloh dan sakit pada dirinya maka ia tidak berkata “yang menyakitkanku” karena sopan santun darinya alaihis salam

والا فالكل من أفعال الله تعالى قال الله تعالى والله خلقكم وماتفعلون أى من خير وشر اختيارى واضطرارى وليس للعبد الا مجرد الميل حالة الاختيار ولذلك طولب بالتوبة والاقلاع والندم واستحق التعزير والحدود والثواب والعقاب وهذا هو الكسب وهو تعلق القدرة الحادثة وقيل هو الارادة الحادثة

Jika tidak maka semuanya dari pekerjaan Awloh taala, Awloh taala berfirman “dan Awloh membuat kalian semu dan apa-apa yang kamu lakukan yaitu dari kebaikan dan keburukan yang bangsa keinginan sendiri dan bangsa terpaksa dan tidak ada bagi seorang hamba kecuali murni bersandar dalam keadaan keinginan sendiri dan karena itu ia diharuskan tobat dan mencopot dan menyesal dan menghakki ta’jir dan had dan ganjaran dan siksaan dan ini adalah kasab ialah bergantungnya takdir baru dan dikatakan ia adalah irodat baru

{فرع} إختلفوا فى معنى القضاء والقدر فالقضاء عند الاشاعرة ارادة الله الاشياء فى الازال على ما هى عليه فى غير الازل والقدر عندهم ايجاد الله الاشياء على قدر مخصوص على وفق الارادة فارادة الله المتعلقة أزلا بانك تصير عالما قضاء وايجاد العلم فيك بعد وجودك على وفق الارادة قدر

{Furu} para ulama berbeda-beda dalam arti qodho dan qodar maka arti qodho menurut ulama bangsa Asari adalah kehendak Awloh pada sesuatu di zaman ajali (zaman yang tidak ada awalnya) atas perkara yang perkara itu ada padanya dizaman bukan ajali, dan Qodar menerut mereka adalah mewujudkannya Awloh pada sesuatu atas ukuran yang ditentukan atas mencocoki kehendak, maka irodat Awloh yang bergantung di Zaman azali bahwa sesungguhnya kamu akan menjadi orang alim itu adalah qodho dan mewujudkan ilmu dalam dirimu sesudah wujudnya dirimu atas mencocoki kehendaknya adalah qodar.

واما عند الماتريدية فالقضاء ايجاد الله الاشياء مع زيادة الاتقان على وفق علمه تعالى اى تحديد الله ازلا كل مخلوق بحده الذى يوجد عليه من حسن وقبح ونفع وضر الى غير ذلك أى علمه تعالى أزلا صفات المخلوقات

Adapun menurut ulama bangsa Maturidi maka qodho itu adalah mewujudkannya Awloh pada sesuatu serta tambanya yakin atas mencocoki ilmunya Awloh Taala yaitu menentukannya Awloh di zaman azali setiap makhluk dengan ketentuannya yang ditemukan atasnya dari kebaikan dan keburukan dan manfaat dan dan kemadhorotan sampai pada selain hal itu yaitu ilmunya atau mengetahuinya Awloh taala dizaman azali pada sifat-sifatnya para makhluk

وقيل القضاء علم الله الازلى مع تعلقه بالمعلوم والقدر ايجاد الله الاشياء على وفق العلم فعلم الله المتعلق أزلا بان الشخص يصير عالما بعد وجوده قضاء وايجاد العلم فيه بعد وجوده قدر هذا وقول الاشاعرة هو المشهور وعلى كل فالقضاء قديم والقدرة حادث بخلاف القول الماتريدية وقيل كل منهما بمعنى ارادة الله تعالى

Dan dikatakan qodho itu ilmunya Awloh yang bangsa azali serta bergantungnya ilmu dengan yang diketahui , dan Qodar mewujudkannya Awloh pada sesuatu-sesuatu atas mencocoki ilmu, maka ilmunya Awloh yang bergantung pada zaman azali dengan sesungguhnya seseorang itu menjadi alim sesudah wujudnya itu qodho, dan mewumewujudkan ilmu dalam orang itu sesudah wujudnya orang itu adalah qodar, kaol ini dan kaol ulama Asari ialah yang masyhur dan pada keduanya maka Qodho itu Qodim (pertama tanpa awal) dan qudrot itu hadis atau baru berbeda dengan kaol ulama Maturidi, dan dikatakan setiap salah satu dari keduanya itu berarti irodat atau kehendAwloh taala

{تفصيل} قال سليمان الجمل كما قاله الفيومى فى المصباح والقدر بالفتح لا غير ما يقدره الله من القضاء والقدر بسكن الدال وفتحها هو المقدار والمثل يقال هذا قدر هذا اى يماثله واما القدر فى قوله تعالى انا أنزلناه فى ليلة القدر فالمعنى ليلة التقدير سميت بذالك لان الله تعالى يقدر فيها مايشاء من أمره الى مثلها من السنة القابلة من امر الموت والاجل ورزق وغير ذالك ويسلمه الى مدبر الامور وهم اربعة من الملائكة اسرافيل وميكائيل وعزرائل وجبريل عليهم السلام

{Rincian} Berkata syeh Sulaiman Aljamali seperti yang dikatakan imam Fayomi dalam kitab misbah dan qodar itu dengan fatah tidak dengan lainnya adalah perkara yang Awloh menakdirkannya dari sebuah qodho dan القدر dengan sukun dalnya dan fatahnya ialah ukuran dan contoh, dikatakan ini adalah ukuran ini yaitu menyamainya, adapun qodar dalam firman Awloh taala انا أنزلناه فى ليلة القدر maka artinya malam memastikan dinamak dengan nama itu karena sesungguhnya Awloh taala memastikan didalamnya perkara yang Awloh kehendaki dari perkaranya Awlohloh taala pada seumpamanya dari tahun yang akan datang dari perkara maut dan ajalnya dan rizki dan selain itu dan memasrahkannya pada para malaikat mudabbirotul umur dan mereka itu ada empat dari malaikat yaitu malaikat Isrofil, Mikail, Izroil, dan malaikat Zibril alaihimus salam

وقال مجاهد ليلة الحكم وقيل ليلة الشرف و العظم وقيل ليلة الضيق لضيق القضاء بازدحام الملائكة فيها وعن ابن عباس ان الله يقضى الاقضية فى ليلة نصف الشعبان ويسلمها الى اربابها ليلة القدر هذا وليس ان المراد ان تقدير الله لايحدث الا لى تلك الليل لانه تعالى قدر المقادير فى الازل قبل خلق السموات والارض بل المراد اظهار تلك المقادير للملائكة

Berkata imam Mujahid lailatul qodar adalah malam hikmah dan dikatakan malam mulia dan agung dan dikatakan malam dhoiq karena sempitnya qodho dengan berdesakannya malaikat dalam malam itu dan dari ibnu abbas sesungguhnya awloh memastikan kepastian dalam malam nishfu sa’ban dan menyerahkannya pada pemiliknya di malam lailatul qodar ini dan bukanlah yang dimaksud adalah takdirnya awloh tidak diperbarui kecuali di malam itu karena sesungguhnya Awloh taala telah mentaldirkan setiap takdir di zaman azali sebelum menciptakan langit dan bumi melainkan yang dimaksud adalah menjelaskan takdir-takdir itu pada para malaikat

{تنبيه} انما اتى المصنف أولا بذكر أركان الاسلام والايمان لانه عظيم الموقع وقد اشتمل على جميع وظاعف العبادات الظاهرة والباطنة قال الجفرى ويقبح بالعاقل أن يسئل عن اركان الاسلام والايمان فلايرد جوابا وهو يزعم انه مسلم ومؤمن انتهى

{Peringatan} tentunya ki mushonif mendatangkan dalam permulaannya dengan menutur rukun islam dan iman karena sesungguhnya agung tejatuhnya dan jelas mengandung pada semua ketentuan-ketentuan ibadah zhohir dan batin syeh jufri berkata dan buruk bagi orang yang berakal ia ditanya dari rukun islam dan iman lalu ia tidak memberi menjawab dan sedangkan ia mengira sesungguhnya ia adalah orang islam dan beriman selesai

وهو مأخود من حديث سيدنا جبريل عليه السلام كما فى الاربعين للنووى قال رحمه الله تعالى عن عمر رضي الله تعالى عنه قال بينما نحن جلوس عند رسول الله ﷺ ذات يوم اذا طلع علينا رجل شديد بياض الثياب شديد سواد الشعر لايرى عليه أثر السفر ولايعرفه منا أحد حتى جلس الى النبى ﷺ فأسند ركبتيه الى ركبتيه ووضع كفيه على فخديه وقال يامحمد أخبرنى عن الاسلام فقال رسول الله ﷺ الاسلام ان تشهد ان لا اله الاالله وأن محمد رسول الله وتقيم الصلاة وتؤتى الزكاة وتصوم رمضان وتحج البيت ان استطعت اليه سبيلا قال صدقت فتعجبنا له يسأله ويصدقه قال فأخبرنى عن الايمان قال ان تؤمن بالله وملائكته وكتبه ورسله واليوم الآخر وتؤكن بالقدر خيره وشره قال صدقت قال فأخبرنى عن الاحسان قال ان تعبد الله كانك تراه فان لم تكن تراه فانه يراك قال فاخبرنى عن الساعة مامسئول عنها باعلم من السائل قال فاخبرنى عن أماراتها قال ان تلد الامة ربتها وان ترى الحفة العراة العالة رعاء الشاء يتطاولون فى البميان ثم انطلق فلبث مليا ثم قال ياعمر أتدرى من السائل قلت الله ورسوله أعلم قال فانه جبريل اتاكم يعلمكم دينكم رواه مسليم

Dan ia diambil dari hadis sayyidina Jibril alaihi salam seperti dalam kitab Arba’in milik syeh Nawawi beliau berkata semoga Awloh taala merahmatinya dari sahabat umar semoga Awloh taala meridhoinya beliau berkata pada suatu ketika kami duduk disamping Rosulawloh Sollawloohu alaihi wasallam pada suatu hari tiba-tiba datang pada kami seorang laki-laki yang sangat putih pakaiannya dan sangat hitam rambutnya tidak dilihat atasnya bekas berjalannya dan tidak ada dari kami yang mengenalnya sampai ia duduk pada baginda nabi sollawloohu alaihi wasallam maka ia menyandarkan kedua lututnya pada lututnya dan menaruh kedua telapak tangannya pada diatas paha baginda nabi dan berkata : ya muhammad beritahu aku dari islam maka Rosuluwloh sollawloohu alaihi wasallam bersabda Islam itu meyakininya dirimu sesungguhnya tidak ada tuhan selain Awloh dan sesungguhnya nabi Muhammad adalah utusan Awloh dan mendirikan sholat dan memberikan zakat dan kamu puasa di bulan romadhon dan kamu ibadah haji ke kebaituwloh jika kamu mampu ke baituwloh perjalanannya dan laki-laki itu pun berkata anda benar maka kami heran padanya ia bertanya pada baginda dan ia juga membenarkannya laki-laki itu berkata maka beritakan padaku dari iman baginda menjawab berimannya dirimu pada Awloh dan malaikat-malaikatnya dan kitab-kitabnya dan para utusannya dan hari Akhir dan berimannya kamu pada takdir yang baiknya dan yang buruknya laki-laki itu berkata anda benar laki-laki itu brkatamaka beritahu saya tentang Assa’ah (kiamat) baginda nabi berkata tidaklah yang ditanya dari hari kiamat lebih tahu dari yang bertanya maka beritahu saya tanda-tandanya baginda berkata seorang amat melahirkan tuannya dan kamu melihat orang yang berjalan tanpa alas kaki yang telanjang, yang faqir, tukang mengembala kambing bertinggi-tinggi dalam bangunan. Lalu laki-laki itu pergi lalu baginda pun gerdiam dalam waktu yang lama lalu baginda berkata ya umar apakah kamu tahu siapa yang bertanya tadi saya berkata Awloh dan Rosulnya lebih tahu baginda bersabda : maka sesungguhnya ia adalah malaikat Jibril ia datang pada kalian memberi tahu kalian agama kalian hadis diriwayatkan oleh imam muslim

قوله ووضع كفيه على فخديه ، اى وضع رجل كفيه على فخديه ﷺ وفعل ذلك للاستئناس باعتبار مابينهما من الانس فى الاصل حين يأتيه بالوحى وقد جاء مصرحا بهذا فى رواية النسائى من حديث ابى هريرة وأبى ذر حيث قال وضع يديه على ركبتى النبى ﷺ. قوله فأخبرنى عن الاحسان ، يعنى به الاخلاص ويجوز أن يعنى به احادة العمل وهذا التفسير أخص من الاول ، قوله ان تعبد الله كانك تراه فان لم تكن تراه فانه يراك ، هذا من جوامع كلمه ﷺ لانه شمل مقام المشاهدة ومقام المراقبة ¤

Kaol sayyid umar “dan ia perkataan sayyid Umar “dan ia menaruh kedua telapak tangannya diatas paha baginda” yaitu laki-laki itu menaruh kedua telapak tangannya diatas paha baginda nabi sollawloohu alaihi wasallam dan ia melakukan itu karena kasihsayang dengan mengibaratkan perkara yang ada diantara keduanya dari manusia dalam asalnya

Dan jelas datang hadis ini dijelaskan dengan ini dala rowayat imam Nasa’i dari hadis abi Hurairo dan Abi Dzar sekiranya ia berkata ia menaruh kesua telapak tanganya diatas kedua paha Baginda Nabi sollawlohu alaihi wasallam . Perkataan malaikat Jibril beritakan padaku dari ihsan , ia bermaksud dengan ihsan pada ikhlash dan mungkin ia bermaksud pada mengesakan amal dan tafsir ini lebih khusus dari yang awal

Sabda Baginda “Beribadahnya kamu kepada Awloh seakan-kamu melihatnya dan jika tidak dapat melihatnya maka ia melihatmu” ini adalam kumpulan sabda baginda sollawloohu alaihi wasallam karena sesungguhnya ia mencakup pada maqom musyahadah dan muroqobah

بيان ذلك وايضاحه ان للعباد فى عبادته ثلاثة مقامات الاؤل أن يفعلها على الوجه الذى يسقط معه طلب الشرع بان تكون مستوفية الشروط والاركان الثانى ان يفعلها كذلك وقد استغرق فى بحر المكاشفة حتى كانه يرى الله تعالى وهذا مقامه ﷺ كما قال ﷺ وجعلت قرت عينى فى الصلاة الثالث ان يفعلها كذلك وقد غلب عليه ان الله يشاهده وهذا هو مقام المراقبة

Penjelasan hal itu dan keterangannya sesungguhnya bagi seorang hamba dalam ibadahnya itu ada tiga maqom , pertama ia melakukannya atas jalan yang gugur besertanya mencari syariat denga adanya ibadah memenuhi syarat dan ruku, yang kedua ia melakukannya seperti itu dan ia benar-benar tenggelam dalam lautan mukasyafah sehingga seakan-akan ia melihat Awloh taala dan ini adalah maqomnya baginda Sollawloohu alaihi wasallam seperti sabda baginda sollawloohu alaihi wasallam dan aku jadikan ketenangan hatiku dalam sholat, yang ketiga ia melakukannya seperti itu dan benar-benar meliputi atasnya sesungguhnya awloh melihatnya dan ini ialah maqom muqorobah

فقوله فان لم تراه نزول عن مقام المكاشفة الى مقام المراقبة أى ان لم تعبده وأنت من أهل الرؤية فاعبده وانت بحيث تعتقد أنه يراك فكل من المقامات الثلاثة احسانا الا أن الاحسان الذى هو شرط فى صحة العبادة انما هو الاول لان الاحسان الذى هو الاخيرين من صحة الخواص ويتعذر من كثير .

Maka sabda baginda nabi sollawloohu alaihi wasallam “maka jika kamu tidak dapat melihatnya” turun dari maqom mukasyafah ke maqom mjqorobah yaitu jika kamu tidak menyembahnya dan kamu dari ahli melihat maka sembahlah ia dan kamu dengan sekiranya menekadkan sesungguhnya ia melihatmu, maka setiap masing-masing dari maqom yang tiga itu ihsan kecuali sesungguhnya ihsan yang ia menjadi syarat dalam sahnya ibadah tentunya ia adalah yang pertama karena ihsan yang yang ia yang dua terakhir dari sahnya orang khusus dan udzur dari orang banyak

قوله فاخبرنى عن الساعة ، اى عن وقت القيامة . قوله ما المسئؤل عنها ، اى عن وقتها . قوله باعلم من السائل ، اى انت لاتعلك وانا لا اعلمها فالمراد التساوى فى نفى العلم بوقتها لا التساوى فى العلم بوقتها . قوله عن أماراتها ، بفتح الهمزة أى علاماتها كما قال فى المصباح الامارة العلامة وزنا ومعنى واما الامارة بكسر الهمزة فهى الولاية والامامة والمراد علاماتها السابقة عليها ومقدماتها لا المقارنة المضايقة لها كطلوع الشمس من مغربها وخروج الدابة فلذا قال . ان تلد الأمة ربتها ، وفى رواية ربها ¤

Kaol malaikat jibril “maka beritakan padaku” dari sa’ah, yaitu dari waktu qiamat. Sabda baginda “tidaklah yang ditanyakan darinya”, yaitu dari waktunya. Sabda baginda “dengan lebih tahu dari yang bertanya”, yaitu kamu tidak tahu dan aku pun tidak tahu maka yang dimaksud menyamakan dalam tidak adanya ilmu pada waktunya bukan menyamakan dalam tahu dengan waktunya. Kaol malaikat Jibril “عن أماراتها”, dangan dibaca fatah hamzahnya yaitu alamat-alamatnya seperti berkata dalam kitab mishbah الأمارة adalah علامة dalam wazan dan ma’na, dan adapun imaroh dengan kasroh hamzahnya maka ia adalah wilayah dan kepemimpinan dan yang dimaksud alamat-alamatnya yang mendahului atasnya dan pendahuluannya bukan membarengi yang sempit padanya seperti keluarnya matahari dari arah terbenamnya dan keluarnya dabbahmaka karena ini baginda nabi

A10 aplikasi robot asisten yang tahu Kitab safinatun najah

Nama : A10

A10

Kemampuan : menjawab pertanyaan, membacakan kitab Safinatun najah ketika diketik pasalnya, dapat ditambah dan diubah pengetahuan nya

Koneksi internet : Tidak memerlukan koneksi internet untuk menjalankan aplikasi ini alias offline

Agar yang berbicaranya orang indonesia silahkan perbarui aplikasi text to speech ke persi terbaru dan buka pengaturan lalu klik bahasa dan masukan

Pengaturan Handphone

Pilih opsi text ke ucapan

Bahasa dan masukan

Pilih mesin google Text-To-Speech

Opsi Text Ke Ucapan

Klik sibol pengaturan Pada Mesin Google Text-to-speech lalu Instal data suara

Mesin Google Text-to-speech

Lalu klik bahasa indonesia

Data suara untuk Google Text-to-speech

Silahkan didownload suaranya lalu klik kumpulan suara 1

Suara Bahasa Indones

Pilih suara orang yang akan berbicara nantinya, karena dihandphone saya cuman ada suara wanita maka suara wanita itulah yang langsung terpilih

Kumpulan Suara

Jika sudah maka aplikasi A10 sekarang yang berbicaran

Link download :

A10.v.1.3.apk

A10-versi-1.2.apk

A10-versi-1.0.apk

Fasal Rukun Islam


Safinatun Najah

(فصل) اركان الاسلام خمسة شهادة ان لا اله الا الله وان محمدا رسول الله و اقامة الصلاة و ايتاء الزكاة وصوم رمضان وحج البيت من استطع اليه سبيلا

(Fasal) rukun islam ada lima

  1. Bersaksi sesungguhnya tidak ada tuhan selain Awloh dan sesungguhnya baginda nabi Muhammad SAW adalah utusan Awloh
  2. Mendirikan sholat
  3. Mengeluarkan zakat
  4. Puasa di bulan romadhon
  5. Ibadah haji pada orang yang mampu perjalanannya

Kasyifatus Saja

(فصل) فى بيان دعائم الاسلام واساسها وأجزائها ¤ (أركان الاسلام خمسة) فلا ينبى بغيرها فاضافة الاركان من أضافة أجزاء الى الكل أى الدعائم والاساس والاجزاء التى يتركب الاسلام منها خمسة فلا يكون من غيرها

(Fasal) dalan menjelaskan tiang-tiang islam dan pendasinya dan juz-juznya ¤(Rukun islam itu ada lima) maka dengan yang lainnya maka idofatnya lafad اركان itu dai idofatnya juz-juz pada kul maksudnya tiang-tiang dan pendasinya dan juz-juznya yang tersusun islam darinya itu ada lima maka tidak ada dari yang lainnya

قال الباجورى الاسلام لغة مطلق الانقياد أى سواء كان للاحكام الشرعية أو لغيره وشرعا الانقياد للاحكام الشرعية وقيل الاسلام هو العمل انتهى ¤

Syeh Bajuri berkata :

islam menurut lugot adalah mutlak mengikuti baik pada hukum-hukum syariat atau pada yang lainnya dan menurut syariat mengikuti pada hukum-hukum syariat dan dikatakan islam ialah amal

Selesai perkataan syeh Bajuri

الاول (شهادة) أى تيقن (أن لااله) أى لا معبود بحق موجود (الا الله) وهو متصف بكل كمال لا نهاية له ولا يعلمه الا هو و منزه عن كل نقص ومنفرد بالملك والتدبير واحد فى ذاته وصفاته وأفعاله

Yang pertama (bersaksi) maksudnya meyakini (sungguh tidak ada tuhan) yaitu yang disembah dengan hak itu ada (kecuali Awloh) Ia tersipati dengan setiap kesempurnaan tidak ada akhir bagi kesempurnaannya dan tidak ada yang mengetahuinya kecuali ia dan bersih dari setiap kekurangan dan sendiri dengan kerajaan dan mengatur, satu dalam dzatnya dan sifatnya dan pekerjaan-pekerjaannya.

(وأن محمد) بن عبد الله بن عبد المطلب بن هاشم بن عبد مناف (رسول الله) واختلف العلماء فى بعثة النبى ﷺ الى الملائكة على القولين وجزم الحليمى والبيهقى انه لم يكن مبعوثا اليهم ورجح السيوطى والشيخ تقى الدين السبكى انه كان مبعوثا اليهم

(Dan sungguh nabi Muhammad) putra Abduwloh putra Abdul Mutholib putra Hasyim putra Abdu Manaf (adalah utusan Awloh) dan ulama bersslisih dam diutusnya baginda ﷺ pada para malaikat atas dua kaol dan Imam Halimi dan imam Baehaki mantap sesungguhnya baginda tidak diutus pada mereka dan mantap imam Suyuti dan syeh Tqiyuddin As subki sesungguhnya baginda adanya diutus pada mereka para maikat

وزاد السبكى انه ﷺ مرسل الى جميع الانبياء والامم السابقة وأن قوله ﷺ بعثت الى الناس كافة شامل لهم من لدن آدم الى قيام الساعة ورجحه البارزى وزاد انه مرسل الى جميع الحيوانات و الجمادات من رمل وحجر و مدر وزيد على ذلك انه مرسل الى نفسه ذكر ذلك فى تزيين الارائك قال ﷺ وارسلت الى الخلق كافة ¤

Syeh Subki menambahkan sesungguhnya baginda ﷺ diutus pada seluruh para nabi dan umat yang terdahulu dan sungguh sabda baginda ﷺ “Aku di utus pada manusia semuanya itu mencakup pada mereka dari mulai zaman nabi Adam sampai berdirinya qiamat dang mengunggulkannya syeh Baroji dan menambahkan sesungguhnya baginda SAW diutus pada semua hewan dan benda yang tidak bernyawa dari kerikil dan batu dan benda padat dan ditambahkan pada hal itu sesungguhnya baginda SAW diutus pada dirinya sendiri dituturkan hal itu dalam kitab Tazyiinul Aro’ik baginda SAW bersabda dan Aku diutus pada makhluk semuanya.

{فائدة} قال البجورى وقد ذكر بعضهم ان من تمام الايمان ان يعتقد الانسان انه لم يجتمع فى احد من المحاسن الظاهرة والباطنة مثل ما اجتمع فيه ﷺ

{Faidah} syeh Bajuri berkata :

Dan sungguh ssbagian ulama telah menuturkan sesungguhnya sebagian dari kesempurnaan iman harus beritikad manusia sesungguhnya tidak terkumpul pada seseorang dari kebagusan dohir batin seperti perkara yang terkumpul pada baginda SAW

وثانيها (اقام الصلاة) وهى افضل العبادات البدنية الظاهرة وبعدها الصوم ثم الحج ثم الزكاة ففرضها أفضل الفرائض ونفلها أفضل النوافل ولايعذر أحد فى تركها مادام عاقلا

Dan yang kedua (mendirikan sholat) ialah paling utama-utamanya ibadah badani yang dohir dan sesudahnya , puasa lalu haji lalu zakat maka pardunya sholat adalah paling utama-utamanya fardu dan sunahnya adalah paling utama-utamanya sunah dan tidak diudzurkan seseorang dalam meninggalkannya selama ia masih berakal

وأما العبادات البدنية القلبية كالايمان والمعرفة والتفكر والتوكل والصبر والرجاء والرضا بالقضاء والقدر ومحبة الله تعالى والتوبة والتطهر من الرذائل كالطمع ونحوه فهى أفضل من العبادات البدنية الظاهرة حتى من الصلاة فقد ورد تفكر الساعة أفضل من عبادة ستين سنة وافضل الجميع الايمان

Adapun ibadah badan yang bangsa hati seperti iman dan marifat dan tafakur dan tawakal dan sabar dan roja dan rido dengan qodo dan qodar dan cinta Awkoh taala dan taubat dan menyucikan hati dari kotoran seperti toma dan sebagainya maka ia lebih utama daripada ibadah badani yang dohor sehingga dari sholat

Benar-benar sudah datang :

Tafakur satu jam itu lebih utama daripada ibadah 60 tahun dan yang paling utama dari semuanya adalah iman

{فائدة} قال جمهور العلماء ان التفكر على خمسة اوجه اما فى آيات الله ويلزمه التوجه اليه واليقين به او فى نعمة الله ويتولد عنه المحبة او فى وعد الله ويتولد عنه الرغبة او فى وعيد الله ويتولد عنه الرهبة او فى تقصير النفس عن الطاعة ويتولد عنه الحياء بالفتح والمد وهو الانقباض والانزواء

{Faidah} jumhur ulama mengatakan sesungfuhnya tafakur itu atas lima wajah:

  1. Adakalanya dalam ayat-ayat Awloh dan menetapkan pada tafakur menghadap kepada Awloh dan yakin padanya
  2. Atau dalam ni’mat Awloh dan itu melahirkan mahabbah atau cinta kepada Awloh
  3. Atau dalam janji Awloh dan akan melahirkan rogbah atau demen kepada awloh
  4. Atau dalam ancaman Awloh dan akan melahirkan rohbah atau takut kepada Awloh
  5. Atau dalam sembrononya diri dari taat dan akan melahirkan haya atau malau kepada Awloh. Dengan fatah dan mad ya-nya yaitu mundurnya hati dan mengkerutnya hati

قال أحمد بن عطاء الله من علامات موت القلب عدم الحزن على مافاتك من الطاعات وترك الندم على ما فعلته من وجود الزلات ¤

Syeh Ahmad bin athooillah berkata:

Sebagian dari alamat matinya hati adalah tidak susah atas perkara yang terhenti padamu dari taat dan meninggalkan penyesalan atas perkara yang kamu lakukan dari wujudnya dosa

وقال ايضا الحزن على فقدان الطاعات فى الحال مع عدم النهوض اى الارتفاع اليها فى المستقبل من علامات الاغترار

Dan syeh Ahmad bin athooillah berkata pula:

Susah atas terputusnya taat saat itu juga serta tidak ada semangat yaitu bangkit pada taat tersebut dimasa yang akan datang itu sebagjan dari alamat tertipu

{فائدة} قال بعضهم محبة الله على عشرة معان من جهة العبد ¤ احدها ان يعتقد ان الله تعالى محمود من كل وجه وبكل صفة من صفاته ¤ ثانيها ان يعتقد انه محسن الى عباده منعم متفضل عليهم ¤ ثالثها ان يعتقد الاحسان منه الى عبد اكبر واجل من ان يقابل بقول او عمل منه وان حسن وكثر ¤ رابعها ان يعتقد قلة قضاياه عليه وقلة تكاليفه ¤ خامسها ان يكون فى عامة اوقاته خائفا وجلا من اعرآضه تعالى عنه وسلب ما اكرمه به من معرفة وتوحيد وغيرهما ¤ سادسها ان يرى انه فى جميع احواله وآماله مفتقرا اليه لا غنى له عنه ¤ سابعها ان يديم ذكره باحسن ما يقدر عليه منه ¤ ثامنها ان يحرص على اقامة فرائضه و ان يتقرب اليه بالنوافله بقدر طاقته ¤ تاسعها ان يسر اى تفرح بما سمع من غيره من ثناء عليه او تقرب اليه وجهاد فى سبيله سر وعلانية نفسا ومالا وولدا ¤ عاشرها ان سمع من احد ذكر الله اعانه ¤

{Fa’idah} sebagian ulama berkata cinta Awloh atas sepuluh arti dari arah seorang hamba ¤

  1. Salah satunya bertekad sesungguhnya Awloh taala dipuji dari setiap arah dan dengan setiap sifat dari sifat-sifatnya
  2. Yang keduanya menekadkan sesungguhnya Awloh taala berbuat baik pada hambanya memberi ni’mat dan memberi keutamaan atas mereka
  3. Yang ketiganya menekadkannya si hamba pada kebagusan dari Awloh taala kepada hamba lebih besar dan lebih agung dibandingkan dengan ucapan atau amal dari seorang hamba walaupun bagus dan banyak
  4. Yang keempatnya bertekadnya si hamba pada sedikit hukumnya Awloh padanya dan sedikitnya permintaannya
  5. Yang kelimanya adanya si hamba dalam keumuman waktunya adalah orang yang takut yaitu takut dari berpalingnya Awloh taala darinya dan mencopot perkara yang Awloh memuliakan dirinya dengan perkara itu yaitu dari marifat dan tauhid dan selain keduanya
  6. Yang keenamnya melihatnya hamba sesungguhnya si hamba dalam semua tingkahnya dan harapannya itu membutuhkan pada Awloh tidak kaya bagi si hamba dari Awloh
  7. Yang ketujuhnya mendawamkannya si hamba pada dikir mengingatnya dengan lebih bagus-bagusnya perkara yang Awloh tentukan pada si hamba dari perkara itu
  8. Yang kedelapannya rakusnya si hamba pada mendirikan keparduan-keparduannya dan toqorub mendekatkan diri padanya dengan sunah-sunahnya dengan ukuran kemampuannya
  9. Yang kesembilannya bahagianya si hamba yaitu senang dengan perkara yang ia dengar dari yang lain dari menyanjung pada Awloh atau mendekatkan diri padanya dan jihad di jalannya baik sembunyi-sembunyi atau terang-terangan baik raga harta dan anak.
  10. Yang kesepuluhnya jika ia mendengan dari seseorang dzikir mengingat Awloh maka ia menolongnya

{تنبيه} الصلاة والزكاة والحياة اذا لم تضف تكتب بالواو على الاشهار اتباعا للمصحاف ومن العلماء من يكتبها بالالف اما اذا اضيفت فلايجوز كتابتها الا بالالف سواء اضيفت الى ظاهر او مضمر كما قاله ابن الملقن

{Pengingat} lafad الصلاة، الزكاة، dan الحياة ketika tidak diidofatkan ditulis dengan wawu atas kaol yang lebih masyhur karena mengikuti mushaf dan sebagian ulama ada yang menulisnya dengan alif adapun ketika di idofatkan maka tidak boleh menulisnya kecuali dengan alif baik diidofatkan pada isim zhohir ataupun isim dhomir seperti yang dikatakan imam ibnu mulaqqin

وثالثها (ايتاء الزكاة) اى اعطاؤها لمن وجد من المستحقين فورا اذا تمكن من الاداء مع وجوب التعميم وهم ثمانية انواع ¤

Dan yang ketiganya (memberikan zakat) yaitu memberikannya pada orang yang ditemukan dari mustahik-mustahik zakat seketika itu ketika mungkin dari mendatangkan serta wajib meratakan mereka ada delapan warna :

الاول فقير وحده هو الذى لا مال له اصلا ولا كسب كذلك حلالين والمراد بالكسب هنا هو طلب المعيشة او له مال فقط حلال لا يسد من جوعته مسد من كفاية العمر الغالب على المعتمد عند توزيعه عليه ان لم يتجر فيه بحيث لا يبلغ النصف كان يحتاج الى عشرة دراهم ولو وزع المال الذى عنده على العمر الغالب لخص كل يوم اربعة او اقل بخلاف من قدر على نصف كافيه فانه مسكين واما ان اتجر فالعبارة بكل يوم او له كسب فقط حلال لاثق به لايسد مسدا من كفايته كل يوم كمن يحتج الى عشرة ويكتسب كل يوم اربعة فاقل او له كل منهما ولا يسد مجموعهما مسد من كفايته ¤

Yang pertama orang faqir dan definisinya adalah dia yang tidak memiliki harta samasekali dan tidak pula kasab begitu pula yang halal keduanya dan yang dimaksud dengan kasab disini ialah mencari penghidupan atau memiliki harta saja yang halal yang tidak menutupi dari kelaparannya dengan menuthpi dari kecukupan umur yang lumrah atas kaol mu’tamad ketika membagikan harta kepadanya, jika ia tidak berdagang dalam hartanya dengan sekiranya tidak sampai setengah seperti ia membutuhkan sepuluh dirham dan jika dibagikan harta yang ada padanya atas umurnya yang lumrah maka yakin tentu setiap hari empat ataulebih sedikit berbeda dengan orang yang mampu pada setengah kecukupannya maka sesungguhnya ia adalah orang miskin dan adapun kalau ia berdagang maka yang diibaratkan dengan setiap harinya atau ia memiliki kasab saja yang halal yang tidak dapat diandalkan tidak dapat menutupi dengan menutupi dari kecukupannya setiap hari seperti orang yang membutuhkan sepuluh dan mengkasab setiap hari empat atau lebih sedikit atau ia memiliki keduanya dan tidak menutupi kumpulan keduanya dengan menutupi dari kecukupannya

و الثانى مسكين وهو من قدر على مال او كسب او عليهما معا يسد كل منهما او مجموعهما من جوعته مسدا من حيث يبلغ النصف فاكثر ولا يكفيه كمن يحتاج الى عشرة ولايملك او لايكتسب الا خمسة او تسعة ولا يكفيه الا عشرة ويمنع فقر الشخص ومسكنته كفايته بنفقة الزوج او القريب الذى يجب الانفاق عليه كأب وجد لا نحو عم وكذا استغاله بالنوافل والكسب يمنعه منها فانه يكون غنيا ولا يمنع ذلك استغاله بعلم شرعي او علم آلات والكسب يمنعه لانه فرض كفاية اذا كان زائدا عن علم الآلات والا فهو فرض عين كمابين ذلك شيخنا أحمد النحراوى ولايمنع ذلك ايضا مسكنه وخادمه وثياب وكتب له يحتاجها مال له غائب بمرحلتين او مؤجل فيعطى ما يكفيه الى ان يصل ماله أو يحل الاجل لانه الآن فقير او مسكين ¤

Yang kedua orang miskin yaitu orang yang mampu atas harta atau kasab atau atas keduanya bersamaan yang menutupi setiap salah satu dari keduanya atau kumpulan keduanya dari kelaparannya dengan menutupi dari sekiranya sampai setengah lalu lebih banyak dan tidak mencukupinya seperti orang yang membutuhkan sepuluh dan ia tidak memiliki kecuali lima atau sembilan dan tidak mencukupinya kecuali sepuluh . Dan mencegah pada kepakiran seseorang dan kemiskinannya kecukupannya dengan nafkah suami atau kerabat yang wajib menafkahi atasnya seperti bapak dan kakek tidak seumpama paman begitu pula sibuknya ia dengan sunah-sunah dan sunah-sunah itu mencegahnya dari kasab maka sesungguhnya ia adalah orang kaya dan tidak mencegah kepakiran dan kemiskinan sibuknya seseorang dengan ilmu syariat atau ilmu alat dan hal itu mencegah kasab karena sesungguhnya hal itu fardu kifayah ketika adanya kesibukan itu melebihi dari ilmu alat dan jika tidak maka itu fardu aen. Seperti yang menjelaskan pada hal itu guru kita syeh Ahmad Nahrowi dan tidak mencegah pada kefakiran dan kemiskinan seseorang rumahnya dan pelayannya dan pakaiannya dan kitab-kitabnya yang ia butuhkan dan harta yang yang tidak terlihat dengan jarak dua penginapan atau harta yang ditempokan maka ia diberi perkara yang mencukupinya sampai datang hartanya atau masuk waktu tempo karena ia sekarang adalah orang faqir atau orang miskin.

والثالث عامل كساع يعمل فى اخذها من ارباب الاموال وكاتب يكتب ما أعطاه اربابها وقاسم يقسمها على المستحقين وحاشر يجمع الملاك أو ذو السهمان لاقاض ووال ¤

Dan yang ketiga amil seperti orang yang jalan yang beramal dalam mengambil zakat dari orang yang memiliki harta dan yang menulis yang menulis perkara yang diberikan oleh pemilik harta dan yang membagikan yang membagi pada orang-orang yang berhak dan yang mengumpulkan yang mengumpulkan pemilik zakat atau yang memiliki bagian pada kaum yang tidak memiliki pemimpin dan penguasa

والرابع المؤلفة ان قسم الامام وهم أربعة من أسلم ولكنه ضعيف يقين وهو الايمان أو قوية ولكن له شرف فى قومه يتوقع باعطائه اسلام غيره من الكفار أو من يكفينا شر من يليه من الكفار ومن يكفينا شر مانعى الزكاة فهذان القسمان الاخيران انما يعطيان اذا كان اعطاؤهما أهون علينا من تجهيز جيش نبعثه لكفار أو مانعى الزكاة أما القسمان الاولان فلايشترط فى اعطائهما ذلك ¤

Dan yang keempat mu’alaf jika imam membagikan, mereka ada empat :

  1. Orang yang masuk islam tapi ia lemah ketakinannya yaitu imannya,
  2. Atau kuat tapi ia memiliki kemuliaan di kaumnya diharapkan dengan memberikannya zakat masuk islamnya yang lainnya dari orang-orang kafir
  3. Atau orang yang mencukupkan pada kita keburukan orang yang mengiringinya dari orang-orang kafir
  4. Dan orang-orang yang mencukupkan pada kita keburukan orang yang mencegah zakat

Maka kedua bagian yang akhir ini tentunya keduanya diberi ketika adanya pemberian keduanya itu lebih memudahkan pada kita dari menyiapkan tentara yang kita utus pada orang kafir atau yang mencegah zakat, adapun dua bagian yang awal maka hal itu tidak disyaratkan dalam memberinya zakat

والخامس الرقاب وهم المكاتبون لان غيرهم من الارقاء لايملكون ذلك اذا كانوا لغير المزكى ولو لنحو كافر وهاشمى ومطلبى فيعطون ما يعينهم على العتق ان لم يكن معهم ما يفى بنجومهم ولو بغير اذن سيدهم ويشترط كون الكتابة صحيحة بان تستوفى شروطها وأركانها فاركانها اربعة أحدها رقيق وشرط فيه اختيار وعدم صبا وجنون وأن لا يتعلق به حق لازم كالمرهون وثانيها صيغة وشرط فيها لفظ يشعر بالكتابة ايجابا ككاتبتك أو انت مكاتب على دينارين تأتى بهما فى شهرين فان أديتهما الى فانت حر وقبولا كقبلت ذلك وثالثها عوض وشرط فيه كونه دينا أو منفعة مؤجلا بنجمين فأكثر ولايجوز أقل من نجمين ولابد من بيان قدر العوض وصفته وعدد النجوم وقسط كل نجم ورابعها سيد وشرط فيه كونه مختارا أهل تبرع وولاء فلاتصح من مكره ومكاتب وأن اذن له سيده ولا من صبي ولا مجنون ومحجور سفه وأوليائهم لامن محجور فلس ولا من مرتد لان ملكه موقوف ويجوز صرف الزكاة اليهم قبل حلول النجوم على الاصح ولايجوز صرف ذلك الى سيدهم الا باذن المكاتبين لكن ان دفع الى السيد سقط عن المكاتب بقدر المصروف الى السيد لان من أدى دين غيره بغير اذنه برئت ذمته أما المكاتب كتابة فاسدة وهو من لم يستوف تلك الاركان والشروط فلايعطى شيئا من الزكاة ¤

Dan yang kelima hamba sahaya mereka adalah abid mikatab yaitu hamba-hamba yang membeli dirinya sendiri dari tuannya, karena selain mereka dari para hamba sahaya tidak memiliki hal itu ketika mereka milik orang yang tidak menerima zakat walaupun milik seumpama orang kafir dan bangsa hasyim dan mutholib maka mereka diberi perkara yang dapat menolong mereka pada perdeka jika tidak ada beserta mereka perkara yang membayar cucilan mereka walau tanpa izin tuannya, dan disyaratkan adanya akad kitabah itu syah dengan menepati syarat-syaratnya dan rukun-rukunnya, maka rukun-rukunnya itu ada empat :

  1. Salah satunya hamba sahaya disyaratkan dalam hal ini harus keinginan sendiri dan bukan anak kecil dan orang gila, dan tidak bergantung padanya hak yang tetap seperti digadaikan
  2. Yang keduanya segat, dan disyaratkan dalam hal ini melafadhkan yang memberitahu pada akad kitabah atau pembebasan dengan pembayaran baik ijab atau penyerahan seperti “saya akad kitabah padamu” atau “kamu adalah hamba kitabah atas dua dinar yang kamu membayar dengan keduanya dalam dua bulan maka jika kamu membayarkan dua dirham tersebut padaku maka kamu merdeka”, dan kobul atau penerimaan seperti “saya menerima hal akad itu”
  3. Yang ketiganya tukaran dan disyaratkan dalam hal ini adanya tukaran berupa hutang atau manfaat yang ditempokan dengan dua kali cicilan atau lebih dan tidak diperbolehkan lebih sedikit dari dua kali cicilan dan perlu dari menjelaskan kadar tukaran dan sifatnya dan bilangan cicilan dan angsuran setiap cicilan
  4. Yang keempat sayyid atau tuan, dan disyaratkan dalam hal ini adanya si tuan keinginan sendiri , dan ahli sedekah dan wali

maka tidak sah akad kitabah dari orang yang dipaksa dan budak mukatab walaupun tuannya mengizinkan dan tidak dari anak kecil dan orang gila dan orang yang dilarang sebab bodoh dan para walinya, tidak dari orang yang dilarang sebab bangkrut dan tidak dari orang murtad karena miliknya itu dihentikan dan boleh menyerahkan zakat pada mereka sebelum datangnya waktu bayar cicilan atas kaol yang lebih sohih dan tidak boleh menyerahkan zakat itu pada sayyidnya kecuali dengan izin hamba-hamba mukatab dengan kadar yang diserahkan pada sayyidnya karena sesungguhnya orang membayar hutang orang lain dengan tanpa izinnya itu bebas dari tanggungannya, adapun hamba mukatab dengan akad kitabah yang rusak ialah orang yang tidak menepati rukun-rukun dan syarat-syarat itu maka ia tidak diberi sesuatu dari zakat

والسادس الغارم وهو ثلاثة من تداين لنفسه فى أمر مباح طاعة كان أولا وان صرف فى معصية أو فى غير مباح كخمر وتاب وظن صدقه فى توبته أو صرفه فى مباح فيعطى مع الحاجة بان يحل الدين ولايقدر على وفائه أوتداين لاصلاح ذات الحال بين القوم كان خاف فتنة بين قبيلتين تنازعتا بسبب قتيل ولو غير آدمى بل ولو كلبا فتحمل دينا تسكينا للفتنة فيعطى ولو غنيا أوتداين لضمان فيعطى ان اعسر مع الاصيل وان لم يكن متبرعا بالضمان أو أعسره وحده وكان متبرعا بالضمان بخلاف ما اذا ضمن بالاذن ¤

Dan yang keenam orang yang memiliki utang ialah tiga:

  1. Orang yang berhutang untuk dirinya dalam perkara yang diperbolehkan baik berupa taat atau bukan, walaupun dibelanjakan dalam masiat atau dalam selain yang diperbolehkan seperti arak dan ia tobat dan disangka benarnya ia dalam taubatnya atau membelanjakannya dalam perkara yang diperbolehkan maka ia diberi serta membutuhkan dengan datangnya waktu membayar utang dan ia tidak mampu membayarnya
  2. Atau ia berhutang untuk mendamaikan orang-orang yang memiliki masalah diantara kaum seperti takut fitnah antara dua kobilah atau suku yang saling bertengkar dengan sebab pembunuhan walaupun selain bangsa adam bahkan walaupun anjing maka ia menanggung utang karena menenangkan fitnah maka ia diberi walaupun ia orang kaya
  3. Atau berhutang karena tanggungan maka ia diberi jika ia miskin serta orang yang ditanggung walaupun ia bukan ahli sedekah dengan tanggungan atau ia melarat sendiri dan ia ahli sedekah dengan tanggungan dengan perbedaan perkara ketika ia menanggung dengan izin

والسابع سبيل الله وهم الغزاة المتطوعون بالجهاد اى اللذين لا رزق لهم فى الفيء فيعطون ولو اغنياء اعانة لهم على الغزو ¤

Dan yang ke tujuh sabilillah, mereka adalah orang-orang yang berperang yang berbuat karena Awloh dengan berperang yaitu orang-orang yang tidak memiliki rizki dalam harta pe maka mereka diberi zakat walau para orang kaya karena menolong mereka pada mereka atas perang

والثامن ابن السبيل وهو على قسمين مجازى وهو منشئ سفر من بلد مال الزكاة وحقيقى وهو مار ببلد الزكاة فى سفره وذلك ان احتاج بان لم يكن معه ما يوصله مقصده او ماله فيعطى من لا مال له أصلا وكذا من له مال فى غير البلد المنتقل اليه بشرط ان لايكون سفره معصية قال فى المصباح وقيل للمسافر ابن السبيل لتلبسه به أى بسبيل والطريق قالوا والمراد بابن السبيل فى الآية من انقطع عن مالها انتهى

Yang ketujuh ibnu sabil, ia ada dua bagian: majazi ia adalah orang yang menjadikan perjalanan dari negri harta zakar, dan hakiki ia adalah orang yang lewat pada negri zakat dalam perjalanannya, pemberian itu jika membutuhkan gambarannya jtidak ada besertanya perkara yang menyampaikan pada maksudnya atau hartanya maka diberi orang yang tidak memiliki harta sama sekali begitu pula orang yang memiliki harta di selain negri yang ia pindahi dengan syarat tidak ada perjalanannya itu ma’siat, imam payomi berkata dalam kitab misbah dan dikatakan ibu sabil pada musafir karena serupanya musafir dengan ibnu sabil yaitu sabiil dan thoriq <!–yang artinya keduanya adalah jalan–>, para ulama berkata dan yang dimaksud dengan ibnu sabil dalam ayat adalah orang yang terputus hartanya, kaol selesai

{خاتمة} وشرط آخد الزكاة من هذه الثمانية حرية واسلام وان لايكون هاشميا ولا مطلبيا لقوله ﷺ ان هذه الصدقة أوساخ الناس وإنها لاتحل لمحمد ولا لآل محمد ووضع الحسن فى فيه تمر الصدقة فنزعها رسول الله ﷺ بلعابه وقال كخ كخ أنا آل محمد لا تحل لنا صدقات ومعنا اوساخ الناس أن بقاءها فى الاموال يدنسها كما يدنس الثوب الوسخ وقوله كخ كخ كما قال صبان نقلا عن ابن قاسم هو بكسر الكاف وتشديد الخاء ساكنة ومكسورة وعن القاموس جواز تخفيف الخاء وجواز تنوينها وجواز فتح الكاف وهى اسم صوت وضع لزجر الطفل عن تناول شيئ ونقل عن الاصتخرى القول بجواز الصرف الزكاة الى بنى هاشم وبن المطلب عند منعهم من خمس الخمس قال البجورى ولابأس بتقليد الاصطخرى فى قوله الآن لاحتياجهم وكان الشيخ محمد الفضالى رحمه الله يميل الى ذلك تحية فيهم نفعنا الله بهم

{Penutup} dan syarat orang yang mengambil zakat dari yang delapan ini adalah merdeka, islam, dan bukan bangsa hasyim dan mutholib karena sabda nabi SAW :

Sungguh sedekah ini adalah kotoran manusia dan sengguh sedekah itu tidak halal bagi muhammad dan tidak bagi keluarga muhammad

Dan sayyid Hasan menaruh kurma sedekah di mulutnya dan Baginda Rosul mencopotnya dengan

(و) الرابعها (صوم رمضان) وفرض فى شعبان من السنة الثانية من الهجرة فصام ﷺ تسع رمضانات واحدا كاملا وثمانية نواقص

(Dan) yang ke empat (puasa romadhon) dan difardhukan di bulan sya’ban dari tahun kedua dari hijrah maka baginda berpuasa sembilan romadhon yang satu sempurna dan yang delapan pada kurang

{تنبيه} اعلم ان رمضان غير منصرف للعلمية الا ان كان المراد به كل رمضان من غير تعيين واذا اريد به ذلك صرف لانه نكرة وبقاء الالف والنون الزائدتين لايقتضى منعه من الصرف كما قال الشرقاوى قال ابو القاسم الحريرى فى كتابه بنت الليل من بحر الرجز

{Pengingat} ketahuilah sesungguhnya lafadh romadhon adalah isim goer munshorif karena alamiah kecuali jika adanya yang dimaksud dengan romadhon adalah setiap romadhon tanpa menentukan dan ketika yang dimaksud adalah hal tersebut maka isim munshorif karenya sesungguhnya lafad romadhon itu isim nakiroh dan tetapnya alif dan nun yang keduanya itu za’idah tidak menuntut pada mencegahnya lafad romadhon dari tanwin seperti yang dikatakan syeh Syarqowi berkata Abu Qosim Alhariri dalam kitabnya Bintul Lail dari bahar rojaz :

  • ومنه ما جاء على فعلان
  • على اختلاف فائه أحيان
  • تقول مروان اتى كرمان
  • ورحمة الله على عثمان
  • وهذه ان عرفت لم تنصرف
  • وما اتى منكرا منها صرف
  • Dan sebagian dari isim goer munshorif adalah perkara yang datang atas wazan فعلان
  • Atas perbedaan fa-nya dalam sewaktu-waktu
  • Kamu berkata marwana datang juga kirmaana
  • Dan rohmat awloh semoga semoga tetap atas usman
  • Dan lafad ini jika kamu memarifatkannya maka maka ia tidak menerima tanwin atau isim goer munshorif
  • Dan perkara yang datangnya nakiroh dari perkara ini, itu menerima tanwin atau isim munshorif

قال عبد الله الفاكهى أى ومن غير المنصرف العلم المزيد فى آخره ألف والنون الجائ على وزن فعلان مثلث الفاء كمروان وكرمان وعثمان فهده ان قصد بها تعريف بالعلمية لم تنصرف لوجود العلتين كمررت بمروان وان قصد التنكير صرفت لزوال العلميه تقول رب مروان لقيته بالجر والتنوين قال عثمان فى تحفة الحبيب وانما سمي هذا الشهر بهذا الاسم لانه مأخوذ من الرمض وهو الاحراق لرمض الذنوب فيه أى احراقها قال احمد المقرى فى المصباح ورمضان اسم الشهر قيل سمي بذلك لان وضعه وافق الرمض وهو شدة الحر وجمعه رمضانات وارمضاء

Berkata syeh Abduwloh Alfaqihi yaitu sebagiah dari isim goer munshorif adalah isim alam yang ditambahi dalam akhirnya alif dan nun yang datang pada wajan فعلان yang dibaca tiga harkat fa-nya seperti marwan (مروان), kirman (كرمان) dan usman (عثمان) maka jika dimaksud dengan ini adalah isim marifat dengan sebab alamiah maka tidak menerima tanwin karena wujudnya dua elat seperti contoh مررت بمروان (saya melewati marwan) dan jika dimaksud nakiroh maka ditanwini karena hilangnya alamiah, kamu berkata : رب مروان لقيته (banyak marwan yang saya lewati) dengan jar dan tanwin.

Syeh Usman berkata dalam kitab tuhfatul habib: pastinya dinamai bulan ini dengan nama ini karena ia dicetak dari lafad الرمض (romdo yang artinya sangat panas) yaitu membakar karena sangat panasnya dosa di bulan ini yaitu membakarnya.

Syeh Ahmad Almuqori berkata dalam kitab mishbah: dan Romadhon itu adalah nama bulan

Dikatakan : dinamai dengan nama itu karena asal cetakannya mencocoki lafad الرمض yaitu sangat panas dan jamanya adalah romadoonaati (رمضانات) dan armidoo’u (ارمضاء)

{تبصرة} قال أحمد الفشنى وقد قيل الصوم عموم وخصوص وخصوص الخصوص فالعموم كف البطن والفرج عن قصد الشهوة والخصوص كف السمع والبصر واللسان واليد والرجل وسائر الجوارح عن الانام وخصوص الخصوص صرف القلب عن الهمم الدنية وكفه عما سوى الله بالكلية

{Pengingat} Syeh Ahmad alfasyani berkata : dan benar-benar sudah di ceritakan : puasa itu ada puasa umum dan puasa khusus dan puasa khususi khusus maka puasa umum itu adalah mencegah perut dan farji dari maksud syahwat, dan puasa khusus itu mencegah pendengaran, penglihatan, lidan, tangan, kaki, dan semua anggota dari dosa, dan puasa khususil khusus itu menolaknya hati dari niat-niat dunia dan mencegahnya dari perkara selain Awloh dengan keseluruhan

(و) خامسها (حج البيت) أى قصده للحج أو العمرة (من استطاع اليه سبيلا) وهو من الشرائع القديمة بل ما من نبى الا وحج خلافا لمن استثنى هودا وصالحا ¤

(Dan) yang kelima (menunaikan ibadah haji dibaituwloh) yaitu bermaksud pada baituwloh untuk beribadah haji atau umroh (pada orang yang mampu dalam perjalanannya kesana) haji itu sebagian dari syariat-syariat terdahulu bahkah tidak ada dari nabi kecuali menunaikan ibadah haji berbeda bagi orang yang mengecualikan nabi hud dan nabi sholeh ¤

وروي ان آدم حج اربعين سنة من الهند ماشيا وعيسى يحتمل أنه حج قبل رفعه الى السماء أو هى يحج حين ينزل الارض وفى الخبر من قضى نسكه وسلم الناس من يده ولسانه غفر له ما تقدم من ذنبه وماتأخر وانفاق الدرهم الواحد فى ذلك يعدل الف الف فيما سواه رواه الترمذى

Dan diriwayatkan sesungguhnya nabi adam berhaji dalam empat puluh tahun dari hindi dalam keadaan berjalan kaki dan nabi isa mungkin sesungguhnya ia beribadah haji sebelum ia diangkat ke langit atau ia beribadah haji ketika turun ke bumi, dan dalam khobar: barang siapa memenuhi ibadah hajinya dan selamat manusia dari tangannya dan lisannya maka ia diampuni apa-apa yang terdahulu dari dosanya dan apa-apa yang terakhir, dan menafkahkan satu dirham dalam hal itu membandingi satu juta dalam perkara yang selainnya, Diceritakan oleh imam turmudi

وورد فى الخبر أن البيت الحرام يحج كل عام سبعون الف من البشر فاذا نقصوا عن ذلك أتمهم الله عز وجل من الملائكة واذا زاد على ذلك يفعل الله ما يريد وان البيت المعمور فى السماء الرابع تحج اليه الملائكة كما تحج البشر الى البيت الحرم

Dan datang dalam khobar sungguh baitul harom beribadah haji setiap tahunnya 70000 dari manusia maka ketika kurang dari itu maka menyempurnakanya Awloh aja wa jalla dari malaikat dan ketika lebih diatas itu maka Awloh melakukan apa yang ia kehendaki, dan sungguh baitul ma’mur yang berada di langit ke empat itu beribadah haji kesana maikat seperti ibadah hajinya manusia ke baitul harom

{نكتة} حكى عن محمد بن منكدر انه حج ثلاثا وثلاثين حجة فلما كان آخر حجة حجها قال وهو بعرفات اللهم انك تعلم أنى وقفت فى كوقفى هذا ثلاثا وثلاثين وقفة واحدة عن فرضى والثانية عن أبى والثالثة عن أمى وأشهدك يارب أنى قد وهبت الثلاثين لما وقف كوقفى هذا ولم تتقبل منه فلما دفعأى رجل من عرفات نودى يابن المنكدر أتتكرم على من خلق الكريم والجود وعزتى وجلالى قد غفرت لمن يقف فى عرفات قبل ان أخلق عرفات بالف عام

{Sebuah rahasia} diceritakan dari mun syekh muhammad bin Munkadir sesungguhnya saya muhammad telah beribadah haji sebanyak 33 kali maka ketika akhir ibadah haji nya iya berkata sedangkan yang berada di tanah arofah : yang alloh sesungguhnya engkau tahu sesungguhnya aku telah cukup di tempatku ini 33 kali satu dari keperluan ku dan yang kedua dari bapakku dan yang ketiga dari ibuku dan aku menyaksikan padamu wahai tuhanku sesungguhnya aku telah memberikan 30 bagi orang yang diam di tempatku ini dan tuan tidak menerima darinya, maka ketika ia bertolak maksudnya berangkat dari arofah maka ia dipanggil wahai ibnu mungkadir apakah kamu memuliakan pada dzat yang menciptakan yang maha mulia dan maha baik dan demi kemuliaan ku dan keagungan ku aku benar-benar telah mengampuni pada orang yang wukuf di arofah sebelum aku menciptakan arofah 1000 tahun

{توضيح} قوله حج بفتح الحاء وكسرها وهو مصدر مضاف لمفعوله ومن فاعله وهو اسم موصول مبنى على السكون فى محل الرفع والتقدير وأن يحج البيت المستطيع ومثل ذلك ما فى الحديث الذى رواه شيخان وهو قوله ﷺ بني الاسلام على خمس الى ان قال وحج البيت كما قاله على الاشمونى فى كتابه الملقب الكلقب بالمنهج السالك ¤

(Sebuah keterangan} ucapan ki mushonif kata hijjun (حج) dengan patah ha-nya dan kasroh-nya adalah masdar yang diidopatkan pada maf’ul nya dan lafazh man fa’ilnya yaitu isem maushul mabni sukun dalam mahal rofa dan takdirnya wa ay yahijja albaeta al mustathi’u dan seperti itu perkara yang ada dalam hadits yang diriwayatkan oleh syekhoni yaitu sabda baginda nabi sallallahu alaihi wasallam dibangunnua islam pada lima sampai sabda bagian dan ibadah haji ke baituwloh seperti yang diucapkan oleh syeh ali Asmuni dalam kitabnya yang dijuluki dengan minhajus salik.

و اما حج البيت فى قوله تعالى ولله على الناس حج البيت من استطاع اليه سبيلا فلايتعين من للفاعلية بل يحتمل كونه بدلا من الناس بدل بعض من كل حدف رابطه لفهمه أى من استطاع منهم وأن يكون مبتدأ خبره محذوف أى فعليه أن يحج أو شرطية جوابها محذوف أى فليحج كما قاله محمد الصبان فى حاشيته وقوله اليه عائد الى البيت متعلق باستطاع و سبيلا اما مفعول به لاستطاع او تمييز على ما استحسنه شيخنا عمر البقاعى و عمر الجبرتى أى من جهة السبيل

dan adapun ibadah haji dalam firman allah ta’ala dan bagi allah atas manusia ibadah haji ke baitullah, orang yang mampu ke baituwloh perjalanannya, maka tidak tertentuh lafazh man (من) untuk fa’il, melainkan mungkin ada man itu jadi badal dari lafazh annas (الناس) yaitu badal ba’di min kul, dibuang robitnya karena sudah dipahami yaitu man istatho’a minhum (من استطاع منهم) , dan adanya man menjadi mubtada sedangkan khobarnya dibuang yaitu fa alaihi ay yahijja (فعليه ان يحج), atau jadi syartiah, jawabnya dibuang yaitu falyahijja (فليحج) seperti yang dikatakan oleh syeh muhammad sobban dalam hasyiahnya. Dan ucapan ki mushonif ilaihi (اليه) kembali pada lafazh albaeta (البيت), ta’aluknya pada lafazh istathoo’a (استطاع). Dan lafazh sabiilan (سبيلا) adakalanya jadi maf’l bagi lafazh istathooa (استطاع) atau tamyiz pada perkara yang dianggab bagus oleh guru kita syeh umar albaqoo’i dan syeh umar jabaruuti yaitu min jihati sabiili (من جهة السبيل) dari aarah perjalanannya.

Kitab Kasyifatus Saja

Muqoddimah kitab kasyifatus saja

Muqoddimah kitab kasyifatus saja ala Safinatun Najah (menyibak tabir kelam pada kitab safinatun najah).

بسم الله الرحمن الرحيم

Dengan menyebut nama Awloh yang maha pengasih lagi maha penyayang

من يرد الله خيرا يفقه فى الدين

Barang siapa Awloh menghendaki kebaikan padanya maka Awloh akan pandaikan ia dalam ilmu agama.


Kitab Safinatun Najah

بسم الله الرحمن الرحيم

Dengan menyebut nama awloh yang maha pengasih lagi maha penyayang saya memulai mengarang kitab ini


Kitab Kasyifatus Saja

الحمد لله الذي وفق من شاء من عباده لاداء افضل الطاعة ¤ و اكتساب اكمل السعادات ¤

Semua pujian milik Awloh yang mememberi pertolongan pada orang yang ia kehendaki dari hamba-hambanya pada menjalankan paling utama-utamanya taat, dan mencari paling sempurna-sempurnanya kebahagiaan.

اشهد ان لا اله الا الله المتصف بجميع الكمالات ¤ و أشهد ان محمدا عبده ورسوله افضل المخلوقات ¤

Saya bersaksi sesungguhnya tidak ada tuhan selain Awloh yang tersifati dengan sifat-sifat kesempurnaan ¤ dan saya bersaksi sesungguhnya nabi Muhammad SAW adalah hambanya dan utusannya yang paling utama dari makhluk-makhluknya Awloh ¤

ﷺ و علی اله و اصحابه الانجم النيرات ¤ صلاة و سلاما دائمين ما دامت الارض و السموات ¤

Solawat serta salam semoga Awloh limpahkan pada baginda dan para keluarganya dan para sahabatnya yang seperti bintang-bintang yang menerangi ¤ dengan sholawat dan salam yang abadi selama abadinya bumi dan langit-langit.

{اما بعد} فيقول عبد الفقير المضطر لرحمة ربه العليم الخبير ¤ لكثرة التقصير و المساوي ¤ ابو عبد المعطى محمد نووى بن عمر الجاوى¤ الشفعي مدهبا البنتنى اقليما التمارى منشأ و دارا غفر الله ذنوبه ¤ وستر فى الدارين عيوبه ¤

{Adapun sesudah membaca basmalah, hamdalah, solawat serta salam} Maka berkata seorang hamba yang membutuhkan yang terpaksa pada rohma tuhannya yang maha tau lagi maha waspada ¤ karena banyaknya kecerobohan dan keburukan ¤ Abu abdul mu’ti Muhammad Nawawi putra Umar bangsa jawa ¤ bangsa syafi’i madhabnya, bangsa banten kotanya, bangsa tamari lahirnya dan rumahnya, semoga Awloh mengampuni dosa-dosanya ¤ dan menutupi di dua desa kecacadannya ¤

{هذه} تقييدات نافعة ان شاء الله تعالى على المختصر الملقب بسفينة النجا فى اصول الدين و الفقه للشيخ العالم الفاضل سالم بن سمير الحضرمى اقليما و البتوى وفاة نور الله ضريحه

Ini adalah catatan-catatan yang bermanfaat insyaa Awloh ta’ala atas kitab yang ringkas yang dijuluki dengan safinatun naja dalam ilmu usulud din dan ilmu fikih milik syeh yang alim, yang utama syeh Salim bin samir bangsa Hadrolmaut daerahnya dan bangsa betawi wafatnya semoga Awloh menerangi makamnya.

تتمم مسائله و تفك مشكله و تفصل مجمله و ضعتها لتكون تذكرة لنفسى ¤ و للقاصرين مثلى من ابناء جنسي ¤

Catatan-catatan ini menyempurnakan masalah-masalah kitab safinah dan memecahkan kesulitan-kesulitannya dan memperinci keumumannya saya menaruhnya agar adanya catatan-catatan ini mengingatkan pada saya dan pada orang-orang yang pemahamannya terbatas seperti saya dari anak-anak bangsa saya

وسميتها (كاشفة السجا فى شرح سفينة النجا) و اوضحته بتراجم بالفصل و غيره اقتداء بكتاب الله تعالى فى كونه مترجما مفصلا سورا سورا و لانه ابعث على الدرس و التحصيل منه و اقحمت فيه فصل الصيام ¤ ان شاء الله تعالى ليزيد النفع على العوام بعون الملك العلام ¤

Saya menamainya (Kasyifatus Saja dalam menjelaskan kitab Safinatun Naja) dan saya menjelaskannya dengan terjemah dan dan rincian dan lainnya karena mengikuti pada kitab Awloh ta’ala dalam adanya Alquran menterjemahkan dan merinci surat demi surat dan karena sesungguhnya hal itu lebih membangkitkan pada belajar dan menghasilkan dari Kitab syarah ini dan saya memasukan fasal puasa ¤ insya Awloh ta’ala agar manpaatnya bertambah pada orang-orang awam dengan pertolongan awloh rajanya seluruh alam

و جعلته كهيئت المتن مع الشرح فى المشابكة لتوافق صورة الفرع صورة الاصل فان شرط المرافقة الموافقة نسأله سبحنه تبارك وتعالى ان يعيننا على اكمالها و ييسر الاسباب فى افتتاحها و اختتامها وما حملنى على جمعها الا الرجاء دعوة الرجل صالح ينتفع منها بمسألة فيعود نفعها على فى قبرى لحديث :

Dan saya menjadikannya seperti keadaan matan serta syarah dalam saling campur supaya mencocokinya gambar cabang pada gambar asalnya karena syarat pertemanan adalah kecocokan, saya memohon kepadanya yang maha suci, maha pemberi berkah dan maha luhur semoga Awloh menolong saya atas penyempurnaannya dan memudahkan sebab-sebab dalam memulainya dan menghatamkannya, dan tidak membawa saya pada mengumpulkannya kecuali mengharapkan doa lelaki soleh yang mengambil manfaat darinya dengan sebuah masalah maka kembali manfaatnya kepada saya dikuburan saya karena hadis :

اذا مات ابن آدم انقطع عمله الا من ثلاث صدقة جارية أو علم ينتفع به أو ولد صالح يدعو له

Ketika wapat anak adam maka putuslah amalnya kecuali dari tiga :

  1. Sodakoh jariah
  2. Ilmu yang dimanfaatkan
  3. Anak soleh yang berdoa untukya

و انا و إن كنت لست اهلا لهذا شأن و الحال قصدت تشبه بالرجال لأفوز بصحبتى اياهم لما ورد فى الخبر :

Dan saya walaupun saya bukanlah ahli dalam tingkah dan hal ini, saya bermaksud menyerupai para laki-laki sejati agar saya bahagia dengan menemaninya saya pada mereka karena yang perkara yang datang dari khobar :

من تشبه بقوم فهو منهم

Barang siapa menyerupai kaum maka ia sebagian dari kaum itu

و أردت الغوص فى محبتهم لاحشر معهم لحدث البخاري :

Dan saya ingin menyelam dalam kecintaan pada mereka agar saya dikumpulkan beserta mereka karena hadis :

يحشر المرء مع من احب

Dikumpulkannya seseorang beserta orang yang ia cintai

و ينبغى لمن وقف على هفوة أن يصلحها بعد تامل نسأل الله تعالى أن يبدل حالنا الى احسن الاحوال و ان يجعلنا ممن تسعى اليه الناس لأخد العلم لا لحظوظ الدنيا الفانية و أن يمتعنا بالنظر الى وجهه الكريم فى الدار الباقية ¤

Dan penting bagi orang yang melihat pada kesalahan, memperbaikinya sesudah memikirkannya matang-matang kami memohon kepada awloh ta’ala penggantian tingkah kita pada lebih baiknya tingkah, dan semoga Awloh menjadikan kita sebagian dari orang yang berjalan kepadanya manusia untuk menimba ilmu bukan untuk pembagian-pembagian dunia yang pana, dan semoga Awloh memberi nimat pada kita dengan melihat pada datnya yang mulia di desa abadi

قال المصنف رحمه الله تعالى (بسم الله الرحمن الرحيم) أى بكل اسم من اسماء الذات الأعلى الموصوف بكمال الأفعال او بإرادة ذلك أؤلف متبركا أو مستعينا فسره بذلك شيخنا أحمد الدمياطى فى حاشيته على أصول الفقه ¤

Ngandika kiyai mushonif semoga Awloh ta’ala menyayanginya (dengan menyebut nama Awloh yang maha pengasih lagi maha penyayang) yaitu dengan setiap nama dari nama-nama dzat yang maha luhur yang disipati dengan kesempurnaan pekerjaan atau dengan menghendaki hal itu saya mengarang sambil mencari berkah atau meminta pertolongan, menapsirinya dengan tapsiran itu guru kita Ahmad Dimyati dalam hasyiahnya atas usul fiqih ¤

إبتدأ المصنف كتابه بالبسملة إقتداء بالكتاب العزيز فى إبدائه بها أى فى لوح المحفوظ أو بعد جمعه و ترتيبه فى المصحف و أما ما روى أن اول ما كتبه القلم أنا تواب و أنا أتوب على من تاب فهو فى شق العرش ¤

Kiyai Mushonif memulai kitabnya dengan basmalah karena mengikuti pada kitab Awloh yang mulia dalam memulainya dengan basmalah yaitu dalam lauhil mahfuzh atau sesudah kempulnya dan tersusunya dalam mushaf dan adapun perkara yang diriwayatkan sesungguhnya awal perkara yang ditulis oleh qolam adalah

Aku adalah dzat yang maha menerima tobat dan aku menerima tobat pada orang yang tobat

maka perkara itu adalah di tiang aras.

وإمتثالا وإطاعة لأمره ﷺ فى قوله أن اول ما كتبه القلم بسم الله الرحمن الرحيم فاذا كتبتم كتابا فكتبوها اوله وهى مفتاح كل كتاب أنزل ولما نزل على جبريل بها أعادها ثلاثا وقال هى لك ولأمتك فمرهم لايبدعوها فى شيئ من أمورهم فانى لم أدعها طرفة عين مذ نزلت على ابيك آدم عليه السلام وكذا الملائكة ¤

Dan mengikuti dan ta’at pada anjurannya SAW dalam sabdanya :

sesungguhnya awal perkara yang kolam tulis adalah Bismillaahir rohmaanir rohim, maka ketika kalian tulis sebuah kitab maka tulislah ia dalam permulaannya, ia adalah permulaan setiap kitab yang diturunkan, dan sewaktu turun kepadaku, Jibril dengan membawanya beliau mengulanginya tiga kali dan beliau berkata “ia untukmu dan untuk umatmu maka anjurkanlah mereka, jangan sampai mereka meninggalkannya dalam sesuatu dari urusan mereka karena saya tidak meninggalkan sekejap matapun sejak diturunkan pada ayahmu adam AS dan begitupula malaikat”.

وفى رواية إذا كتبتم كتابا فاكتبوا فى اوله بسم الله الرحمن الرحيم فأذا كتبتموها فأقرؤها

Dan dalam sebuah riwayat :

Ketika kalian menulis sebuah kitab maka tulislah diawalnya بسم الله الرحمن الرحيم, dan ketika kalian menulisnya, maka bacalah

وروي عنه ﷺ أنه قال تخلقوا بأخلاق الله ولا شك ان عادته تعالى فى ابتداء كل سورة الاتيان بالبسملة سوى برائة فنحن مأمرون به.

Dan diriwayatkan dari Baginda SAW :

Berakhlaklah dengan akhlak Awloh dan tidak diragukan lagi sesungguhnya biasanya Ia yang maha luhur dalam permulaan setiap surat mendatangkan basmalah selain surat baro’ah, maka kita dianjurkan dengannya.

وعملا بحديث أبى داود و غيره : كل أمر ذي بال لا يبدأ فيه بسم الله الرحمن الرحيم فهو أبتر او أقطع او أجذم .

Dan mengamalkan dengan hadis Dawud dan lainnya :

Setiap perkara yang tidak mengawali didalamnya بسم الله الرحمن الرحيم ، maka ia seperti hewan yang buntung ekornya, atau seperti orang yang putus kedua tangannya, atau seperti orang yang memiliki penyakit lepra.

و البال الشرف والعظمة او الحال والشأن يهتم به شرعا ومعنى الاهتمام به طلبه او اباحته بان لا يكون مكرما لذاته ولا مكروها لذاته ، لكن لا تطلب البسملة على محقرات الامور ككنس زبل ولا تطلب لذكر المحض كالتهليل

Arti lafad البال adalah hati dan keagungan atau tingkah dan tingkahlaku yang dipentingkan dalam syariat, arti dipentingkannya adalah dianjurkannya dan dibolehkannya, dengan tidak dimakruhkan pada datnya dan tidak diharamkan pada datnya, tapi tidak dianjurkan basmalah pada perkara-perkara yang hina seperti menyapu kotoran hewan dan tidak dianjurkan pada dikir yang murni seperti tahlil.

وقال شيخ عميرة والبال ايضا القلب كان الامر لشرفه وعظمه ملك قلب صاحبها لاشتغاله له وفى قوله فيه للسببية على قياس قوله ﷺ دخلت امرة النار فى هرة أى بسببها حبستها وهى امرة من بنى اسرائيل،

Dan syeh Amiroh berkata :

Dam البال juga berarti hati seakan-akan perkara itu karena mulyanya dan agungnya menguasai hati pemiliknya karena tersibukannya hati pada perkara itu.

Dan dalam sabdanya lafad فيه memiliki arti sebabnya atas qias sabda nabi :

Masuknya wanita ke neraka sebab kucing maksudnya dengan sebab kucing yang ia kurung. Ia wanita dari bani isro’il.

والابتر مقطوع الذنب والاقطع من قطع يداه او احداهما والاجذم بالذال المعجمة المقطوع اليد وقيل الذاهب الاناميل وقال البراوى هو علة معروفة فهو من باب تشبيه البليغ،

Dan arti ابتر adalah buntung ekornya, dan اقطع orang yang bunung kedua tangannya atau salah satuny, dan اجذم dengan dzal yang diberi titik artinya yang dipotong tangannya, dan dikatakan orang yang hilang jari-jarinya. Syeh Barowi berkata اجذم adalah penyakit yang diketahui yaitu dari bab tasybihil balig

ومعنى الحديث : كل شيء له شرف وعظمة أو كل شيئ يطلب او يباح أو كل شيئ له قلب اى يملك قلبا لايبدء بسبب ذلك الشيئ ببسم الله الرحمن الرحيم فهو كالحيوان المقطوع الذنب او كمن قطعة يداه او كمن ذهبت انامله او كمن به جذام فى نقصه و عيبه شرعا وان تم حسا ¤

Dan arti hadits : setiap sesuatu yang ia memiliki kemuliaan dan keagungan atau setiap sesuatu yang diperintahkan atau dibolehkan atau setiap sesuatu yang memiliki hati yaitu memiliki hati, tidak diawali dengan sebab sesuatu itu dengan بسم الله الرحمن الرحيم maka sesuatu itu seperti hewan yang dipotong ekornya atau seperti orang yang buntung kedua tangannya atau seperti orang yang hilang jari-jarinya atau seperti orang yang memiliki penyakit lepra dalam kekurangannya dan aibnya, menurut syariat walaupun sempurna dalam kelihatannya.¤

واختلف فى البسملة هل هي آية من الفاتحة ومن كل سورة فعند ملك انها ليست آية من الفاتحة ولا من كل سورة وعند عبد الله بن المبارك أنها آية من كل سورة وعند الشافعي آية من الفاتحة وتردد فى غيرها ولم يختلفوا فيها فى النمل فى عدها من القرآن¤

Dan berselisih dalabasmalah apakah ia adalah ayat dai alqur’an dan dari setiap surat, maka menurut imam malik sesungguhnya ia bukan ayat dari alquran dan bukan dari setiap surat,dan menurut syeh Abduwloh bin Mubarok sesungguhnya ia adalah ayat dari setiap surat, dan menutut imam bangsa syafi’i ia adalah ayat dari fatihah dan ragu dalam selainnya, dan tidak berselisih para ulama dalam basmalah dalam surat An naml dalam menghitungnya sebagian dari Alquran.

ومن خواصها اذا تلاها شخص عند النوم احدى وعشرين مرة امن تلك الليلة من الشيطان وأمن بيته من السرقة وأمن من موة الفجأة وغير ذلك من البلايا أفاده احمد الصاوى

Dan sebagian dari khususiatnya ketika seseorang membacanya ketika bendak tidur 21 kali maka ia dalam malam itu aman dari syetan dan rumahnya aman dari maling dan aman dari mati kaget dan lainnya dari balai-balai. memberikan faidahnya basmalah syeh Ahmad Assowi.


Kitab Safinatun Najah

الحمد لله رب العالمين وبه نستعين على أمور الدنيا والدين

Semua pujian milik Awloh tuhan alam semesta dan hanya kepadanya kita memohon pertolongan atas urusan-urusan dunia dan akhirat


Kitab Kasyifatus Saja

(الحمد) أى الثناء الكلام على الجميل الاختيارى مع جهة التبجيل والتعظيم سواء كان فى مقبلة نعمة ام لا مستحق (لله) وهذا هو الحمد لغوى الذى طلبت بداءة به وأما الحمد الاصطلاحى فلا يطلب بداءة به وهو فعل يدل على تعظيم المنعم من حيث كونه منعما على الحامد أوغيره سواء كان ذلك قولا باللسان او اعتقادا بالجنان أوعملا بالاركان التى هى الاعضاء

(Semua pujian) yaitu menyanjung dengan ucapan atas kebagusan yang bangsa pilihan serta arah memuliakan dan mengagungkan baik dalam membalas nimat atau bukan itu dihakki (oleh Awloh) dan ini adalah حمد lugowi yang disunahkan memulai dengannya, adapun حمد istilah maka tidak disunahkan memulai dengannya. Yaitu pekerjaan yang menunjukan pada mengagungkan yang memberi ni’mat dari sekiranya adanya yang memberi nimat pada orang yang memuji ataupun pada yang lainnya, apakah adanya dengan ucapan lisan atau i’tikad dengan hati atau amal dengan arkan yang mana arkan itu adalah anggota badan.

(رب) المصلح (العالمين) لما افتتح بالبسملة افتتاحا حقيقيا افتتح بالحمدلة افتتاحا اضافيا جمعا بين حدثي البسملة والحمدلة واقتداء بالكتاب ايضا ¤

(Tuhan) yang mengurus (alam semesta) sewaktu membuka ki mushonif dengan basmalah dengan pembukaan hakiki maka ki mushonif membuka dengan hamdalah dengan pembukaan bangsa idofi karena mengumpulkab dua hadis yaitu basmalah dan hamdalah dan karena mengikuti kitab juga ¤

وعملا بحديث ابن ماجه كل أمر ذي بال لايبدأ فيه بالحمدلة فهو اجذم وفى روية أقطع ¤ وفى رواية فهو أبتر و المعنى على كل مقطوع البركة وناقصها وقليلها

Dan mengamalkan hadis Ibnu Majjah :

Setiap perkara yang memiliki kemuliaan dan keagungan yang tidak diawali dalam perkara itu dengan hamdalah maka ia seperti orang yang hilang jari-jarinya

dan dalam sebuah riwayat : “seperti orang yang buntung kedua tangannya”. Dan dalam sebuah riwayat : “seperti hewan yang dipotong ekornya”. Dan arti pada satu-persatunya adalah dipotongnya barokah dan kurangnya dan sedikitnya.

قال النووة رحمه الله تعالى يحتسب الحمد فى الابتداء الكتب المصنفة وكذا فى ابتداء دروس المدرسين وقراءة الطالبين بين يدى المعلمين سوء قرأ حديث او فقها او غيرهما

Syeh nawawi ngandika semoga Awloh taala merahmatinya : dihitung-hitung hamdalah dalam permulaan kitab-kitab yang dikarang dan begitupula dalam permulaan belajarnya para pelajar dan membacanya para pencari ilmu diantara hadapan para muallim baik membaca hadits atau fiqih atau yang lainnya.

وأحسن العبارات فى ذالك الحمد لله رب العالمين وقال بعض الشفعية أفضل المحامد ان يقال الحمد لله رب العالمين حمدا يوافى نعمه ويكافىء مزيده وقيل افضل المحامد ان يقال الحمد لله بجميع محامده كلها ما علمت منها وما لم أعلم زاد بعضهم عدد خلقه كلهم ماعلمت ومالم اعلم ¤

Dan paling bagus-bagusnya ibarat dalam hamdalah adalah الحمد لله رب العالمين , dan sebagian ulama syafii berkata :

Paling utama-utamanya pujian adalah ucapan :

الحمد لله رب العالمين حمدا يوافى نعمه ويكافىء مزيده

Semua pujian adalah milik awloh tuhan alam semesta dengan pujian yang dapat membayar nimatnya dan mencukupi pada bertambahnya nimat awloh.

Dan dikatakan :

Paling utama-utamanya pujian adalah ucapan :

الحمد لله بجميع محامده كلها ما علمت منها وما لم أعلم

Semua lujian milik Awloh dengan semua pujian-pujiannya semuanya yaitu perkara yang kutau dari pujian itu dan perkara yang aku tidak tahu.

Sebagian ulama menambahkan :

عدد خلقه كلهم ماعلمت ومالم اعلم

Dengan bilangan makluknya semuanya yaitu perkara yang aku tahu dan perkara yang aku tidak tahu.

Kaol sebagian ulama

و فى خبر ابن ماجه عن عئشة كان رسول الله ﷺ اذا راى ما يحب قال الحمد لله الذى بنعمته تتم الصالحات واذا راى مايكره قال الحمد لله على كل حال رب انى اعوذ بك من حال اهل النار

Dan dalam khobar ibnu majjah dari siti Aisyah :

Rosulowloh sollawloohu alaihi wasallam adanya ketika ia melihat sesuatu yang beliau cintai beliau berdoa :

الحمد لله الذى بنعمته تتم الصالحات

Semu pujian milik Awloh yang dengan nimatnya sempurnanya kebaikan

Dan ketika beliau melihat perkara yang beliau benci beliau berdoa :

الحمد لله على كل حال رب انى اعوذ بك من حال اهل النار

Semua pujian milik Awloh atas setiap hal, ya tuhanku sesungguhya aku memohon perlindungan padamu dari tingkah laku ahli neraka

(وبه) لا بغيره (نستعين) أى نطلب المعونة فتقديم الجار والمجرور لافادة الاختصاص (على امور الدنيا والدين) يطلق الدين لغة على معان كثيرة منها الطاعة و العبادة والجزاء والحساب

(Dan hanya kepadanya) tidak pada yang lainnya (kita memohon pertolongan) maksudnya meminta pertolongan. Maka mendahulukan jar dan majrurnya itu untuk memberi fa’idah khusus (atas urusan-urusan dunia dan akhirat) diucapkan addin dalam bahasa arab pada arti yang banyak sebagiannya adalah berarti taat, ibadah, hari pembalasan, dan hari perhitungan amal.

وشرعا على ما شرعه الله على لسان نبيه من الاحكام وسمي دينا لاننا ندين له أى نعتقد و ننقاد ويسمى ايضا ملة من حيث ان الملك يمليه أى يلقيه على الرسول وهو يمليه علينا ويسمى ايضا شرعا وشريعة من حيث ان الله شرعه لنا أى بينه لنا على لسان النبى ﷺ

Dan addin dalam syariat diucapkan pada perkara yang Awloh membuat undang-undang pada lisan nabinya dari hukum-hukum . Dan dinamai addin karena kita nurut padanya maksudnya percaya dan mengikuti, dan dinamai juga millah dari sekiranya sesungguhnya Awloh yang menjadi raja agung mendikte maksudnya menjatuhkannya pada Rosul dan Rosul mendiktekannya pada kita, dan dinamai juga syara dan syariat dari sekiranya sesungguhnya awloh membuat undang-undang pada kita maksudnya menjelaskannya pada kita atas lisan nabinya SAW.


Kitab Safinatun Najah

¤ وصلى الله وسلم على سيدنا محمد خاتم النبيين ¤ واله وصحبه اجمعين ولاحولا ولاقوة الا بالله العلي العظيم

dan semoga Awloh menambahkan kasihsayang dan keagungan dan menambah kehormatan yang agung yang mencapai derajat yang maksimal pada baginda kita nabi Muhammad SAW yang menjadi pamungkas para nabi ¤ dan pada keluarganya, dan para sahabatnya semuanya, dan tiada daya untuk menjauhi maksiat, dan tiada kekuatan untuk melakukan ibadah kecuali dengan pertolongan Awloh.


Kitab Kasyifatus Saja

(وصلى الله) أى زاده الله عطفا وتعظيما (وسلم) أى زاده الله تحية عظمى بلغت الدرجة القصوى

(Dan semoga Awloh memberikan sholawat) yaitu menambahkan Awloh pada baginda kasihsayang dan keagungan (dan salam) yaitu menambahkan Awloh pada baginda kehormatan yang agung yang mencapai derajat maksimal.

{مسألة} قال اسمعيل الحامدى فان قيل ان رحمة لنبى حاصلة فطلبها تحصيل الحاصل ¤ فالجواب أن المقصود بصلاتنا عليه طلب رحمة لم تكن فانه ما من وقت الا وههناك رحمة لم تحصل له فلا يزال يترقى فى الكمالات الى ما لا نهاية له

{Masalah} Syeh Ismail Alhamidi berkata :

Jika dikatakan rohmat bagi nabi itu talah hasil maka memintanya menghasilkan yang sudah hasil ¤ Maka jawabannya : Sesungguhnya yang di maksud dengan sholawat kita pada baginda adalah memohonkan rohmat yang belum ada, maka sesungguhnya tidak ada dari waktu kecuali disana ada rohmat yang belum hasil pada baginda maka tidak henti-hentinya baginda naik dalam kesempurnaan sampai perkara yang tidak ada akhirnya

فهو ينتفع بصلاتنا عليه على الصحيح لكن لاينبغى أن يقصد مصلى ذلك بل يقصد توسل الى ربه لنيل مقصوده ولا يجوز دعاء للنبي ﷺ بغير الوارد كرحمه الله

Maka baginda mendapat manfaat dengan pembacaan sholawat kita padanya menurut kaol yang shohih, tapi tidak perlu bermaksud orang yang membaca sholawat panda hal itu, melainkan tawasul pada Tuhannya untuk memperoleh yang dimaksudnya, dan tidak boleh mendoakan pada Baginda Nabi SAW dengan selain yang warid seperti “rohimahuwloh”

بل المناسب واللائق فى حق الانبياء الدعاء بالصلاة والسلام وفى حق الصحابة والتابعين والاولياء والمشايخ بالتراضى وفى حق غيرهم يكفى أى دعاء كان انتهى

Melainkan yang pantas dan yang patut dalam hak para nabi adalah mendoakan dengan sholawat dan salam, dan dalam hak shohabat, tabiin, para wali dan para syeh dengan tarodi, dan dalam hak yang lainnya cukup doa apasaja yang ada.

Selesai perkataan syeh Ismail Alhamidi.

(على سيدنا محمد) هو افضل اسمائه ﷺ والمسمى له بذلك جده عبد المطلب فى سابع ولادته لموت ابيه قبلها فقيل لم سميته محمدا وليس من أسمآء آبائك ولا قومك فقال رجوت ان يحمد فى السماء والارض وقد حققه الله رجاءه ¤ وقيل المسمى له بذلك امه اتاها ملك فقال لها حملت بسيد البشر فسميه محمدا

(Pada baginda kita nabi Muhammad SAW) Muhammad adalah paling utamanya nama baginda SAW yang menamai baginda dengan nama Muhammad itu adalah kakeknya abdul mutolib dihari ketujuh kelahirannya karena wapatnya ayahnya sebelum hari ketujuh kelahirannya

maka ditanyakan: “kenapa kamu menamainya Muhammad sedangkan itu bukan nama dari ayah-ayahmu dan bukan nama dari kaummu”

maka Abdul mutholib berkata : ” aku berharap ia akan dipuji dilangit dan dibumi”.

Dan jelas sudah Awloh nyatakan harapannya. Dan dikatakan:

Orang yang menamainya dengan nama itu adalah ibunya. datang kepadanya malaikat, lalu berkata : kamu telah mengandung tuannya manusia maka namailah ia Muhammad.

وانما اتى بالصلاة فى اول كتابه على رسول الله ﷺ عملا بالحديث القدسى وهو قوله تعالى عبد لم تشكرنى اذا لم تشكر من أجريت النعمة على يديه ولا شك انه ﷺ الواسطة العظمى لنا فى كل نعمة بل هو اصل الايجاد لكل مخلوق آدم وغيره

Dan tentunya ki mushonif mendatangkan dengan sholawat dalam permulaan kitabnya pada baginda Rosul SAW, karena mengamalkan pada hadits qudsi, yaitu firman Awloh :

Hambaku belum bersyukur kepadaku ketika ia belum bersyukur pada orang yang aku alirkan nimat pada kedua tangannya.

Dan tidak diragukan lagi sesungguhnya baginda ﷺ adalah perantara yang agung bagi kita dalam nimat, bahkan beliau adalah asal mula diwujudkan bagi setiap makhluk bangsa adam dan lainnya

وبقوله ﷺ من صل على فى كتاب لم تزل الملائكة تصل عليه مادام اسمى فى ذلك الكتاب قال عبد المعطى السملاوى فى معنى هذا الحديث أى من كتب الصلاة وصلى أو قرأ الصلاة المرسومة فى تاليف حافل أو رسالة لم تزل الملائكة تدعوا له بالبركة أو تستغفر له

Dan dengan sabda baginda ﷺ :

Barang siapa menulis sholawat kepadaku didalam kitab maka tidak henti-henrinya malaikat membaca sholawat kepadanya selama namaku masih ada didalam kitab itu

Syeh Abdul Mu’ti Assamalawi berkata dalam arti hadis ini, yaitu:

Barang siapa menulis sholawat dan bersholawatatau membaca sholawat yang ditulis dalam karangan yang mengumpulkan ilmu atau risalah maka tidak henti-hentinya malaikat mendoakan padanya dengan berkah dan atau memohonkan ampun untuknya.

(خاتم النبيين) بفتح التاء وكسرها و الكسر اشهر أى طابعهم كما فى المصباح فلا نبي بعده ﷺ فهو آخرهم فى الوجود باعتبار جسمه فى الخارج

(Yang menjadi pamungkas para nabi) dengan dibaca patah ta dan kasrohnya dan kasroh lebih masyhur yaitu pamungkas para nabi seperti dalam kitab misbah, maka tidak ada nabi sesudahnya ﷺ Maka baginda adalah akhirnya para nabi dalam wujudnya dengan menghitung jisimnya dalam kenyataannya.

(وآله) وهم جميع أمة الاجابة لخبر آل محمد كل تقى أخرجه الطبرانى وهو الانسب بمقام الدعاء ولو عاصين لانهم أحوج الى الدعاء من غيرهم وأما فى مقام الزكاة فالمراد بالآل هم بنو هاشم و بنو المطلب

(Dan keluarganya) mereka adalah semua umat yang menjawab ajakan nabikarena khobar :

Keluarga nabi adalah setiap orang taqwa

Hadis dikeluarkan oleh imam tobroni

Itu adalah membangsakan pada maqom dua walaupun orang-orang yang ma’siat karena mereka lebih membutuhkan doa dari yang lainnya adapun dala maqom zakat maka yang dimaksud dengan keluarga nabi adalah para putra hasyim dan putra-putra mutholib

{تنبيه} أصل آل اهل قلبت الهاء همزة توصلا لقلبها ألفا ثم قلبت الهمزة ألفا لكونها وافتاح ما قبلها هذا مدهب سيبويه وقال الكسئ أصله اول على وزن جمل تحركة الواو و انفتها ما قبلها قلبت الفا

{Pengingat} asal lafap آل adalah lafad اهل diganti ha-nya dengan hamzah yang menjadi perantara pada digantinya ha pada alif lalu hamzahnya diganti dengan alif karena adanya hamzah dan fatah huruf zebelumnya ini adalah madzhab imam Sibaweh, dan berkata imam kisa’i :

Asalnya adalah اول mengikuti pada wajan جمل, hamzah yang berharkat dan difatahkan huruf sebelumnya, maka hamzah tersebut berubah menjadi alif

(وصحبه) وهو من اجتمع مؤمنا بالنبى ﷺ بعد الرسالة ولو قبل الامر بالدعوة فى حال حياته اجتماعا متعارفا بان يكون فى الارض ولو فى ظلمة او كان اعمى وان لم يشعر به أو كان غير مميز أو مارا أحدهما على الآخر ولو نائما أو لم يجتمع به لكن رأى النبى أو رآه النبى ولو مع بعد المسافة ولو ساعة واحدة

(Dan para sahabatnya) mereka adalah orang yang berkumpul dengan nabi ﷺ sesudah datangnya pangkat kerosulan walau sebelum ada perintah da’wah dalam keadaan hidupnya nabi ﷺ dengan berkumpul yang biasanya dalam adat kebiasaan seperti adanya berkumpul dibumi walau dalam kegelapan atau adanya orang tersebut buta walaupun ia tidak tahu pada nabi atau iau belum tamyiz atau salah satu nabi dan orang tersebut melewati yang lainnya walaupun sedang tidur, atau tidak berkumpul dengan baginda tapi ia melihat baginda atau baginda melihatnya walaupun serta jarak yang jauh walau sebentar

بخلاف التابعى مع الصحابى فلا تثبت التابعية الا بطول الاجتماع معه عرفا على الاصح عند الاهل الاصل والفقهاء أيضا ولا يكفى مجرد اللقاء بخلاف لقاء الصحابى مع النبى لان الاجتاع به يؤثر من النور القلبى أضعف ما يؤثره الاجتماع الطويل بالصحابى وغيره لكن قال أحمد سحيمى التابعى هو من لقى الصحابى ولو قليلا وان لم يسمع منه

Berbeda dengan tabiin serta sahabat maka tidak tetap sifat tabiin kecuali dengan lamanya berkumpul serta sahabat dalam adat kebiasaan menurut kaol yang lebih soheh menurut ahli usul dan ahli fiqih juga, dan tidak cukup hanya bertemu berbeda dengan bertemunya sahabat serta baginda nabi karena berkumpumpul dengan baginda memberi dampak dari cahaya hati lebih lemah-lemahnya perkara yang memberi dampaknya berkumpul yang lama dengangan sahabat dan yang lainnya, tapi imam ahmad suhaemi berkata :

Tabiin ialah orang yang bertemu sahabat walau sebentar walaupun ia tidak mendengar darinya

ثم اعلم أن الخلفاء الاربعة فى الفضل على حسب ترتيبهم فى الخلافة عند اهل السنة فافضلهم ابو بكر واسمه عبد الله ثم عمر ثم عثمان ثم على رضي الله عنهم ويدل لذلك حديث ابن عمر كنا نقول ورسول الله ﷺ يسمع خير هذه الامة بعد نبيها أبو بكر ثم عمر ثم عثمان ثم على فلم ينهنا ¤

Kemudian ketahuilah sesungguhnya kholipah yang empat dalam keutamaannya pada perhitungan urutan mereka dalam menjadi kholifah menurut ahli sunah maka paling utamanya mereka adalah sahabat Abu bakar dan namanya abduwloh lalu sahabat Umar lalu sahabat Usman lalu sahabat Ali semoga awloh meridoi mereka dan menunjukan pada hal itu hadis ibnu umar :

Adanya kami berkata dan rosuluwloh ﷺ mendengar paling bagus-bagusnya umat ini sesudah nabinya adalah Abu Bakar lalu Umar lalu Ustman lalu Ali maka baginda rosul tidak mencegah kami

ويليهم فى الافضلية الستة الباقون وهم طلحة والزبير و عبد الرحمن و سعد وسعيد وعامر ولم يرد نص بتفاوت بعضهم على بعض فى الافضلية فلا نقول به أما من اجتمع بالانبياء قبله ﷺ فيقال لهم حواريون

Dan mengiringi mereka dalam keutamaan enam sahabat yang tersisa dan mereka adalah Tolhah dan Juber dan Abdurrohman dan Sa’ad dan Sa’id dan Amir. Dan nash tidak menolak dengan perbedaan sebagian mereka atas sebagian mereka dalam keutamaan maka kita tidak berkata dengan hal itu. Adapun orang yang berkumpul dengan para nabi sebelum baginda maka dikatakan pada mereka kaum hawariyyun.

(اجمعين) توكيد لآله وصحبه {تنبيه} قال محمد الاندلسى أجمع وتوابعه فمعارف بالعلمية الجنسية وأما النفس والعين وكل فمعارف باضافتها لضمير المؤكد

(Semuanya) taukid untuk آله dan صحبه {Pengingat} berkata syeh muhammad andalusi :

Lafad أجمع dan pengikutnya maka itu isim-isim ma’rifat dengan alam jinis dan lafad نفس, عين , dan lafad كل maka ma’rifatnya dengan idofatnya pada domir mu’akad

(ولاحولا ولا قوة الا بالله العلي العظيم) اى لاتحول عن معصية الله الا بالله ولا قوة على طاعة الله الا بعون الله هكذا ورد تفسيره عنه عليه السلام عن جبريل أفاده شيخنا يوسف السنبلاوينى والعلى المرتفع الرتبة المنزه عما سواه والعظيم ذو العظمة والكبرياء قاله الصاوى

(Dan tidak ada daya dan tidak ada kekuatan kecuali dengan pertolongan Awloh yang maha luhur dan maha agung) yaitu tidak ada daya atau tidak berpindah dari masiat kepada Awloh kecuali oleh Awloh dan tidak ada kekuatan atas taat kepada Awloh kecuali dengan pertolongan Awloh. Seperti itulah tapsiran yang datang dari baginda AS dai malaikat Jibril, dipaidahkan oleh guru kita syeh Yusup Assanbalawi. Dan arti العلى adalah tinggi pangkatnya, maha bersih dari selainnya, dan arti العظيم adalah yang memiliki keagungan dan keagungan, kaol العلي sampai akhir dikatakan oleh syeh showi.

وانما اتى المصنف بالحوقلة لاجل تبرى منهما فهده علامة الاخلاص منه رضى الله عنه كما قاله بعضهم صحح عملك بالاخلاص وصحح اخلاصك بتبرى من الحول والقوة

Dan tentunya ki mushonif mendatangkan haoqolah karena membebaskan dari daya dan kekuatan maka ini adalah alamat ikhlas dari ki mushonif RA seperti yang dikatakan sebagian ulama :

Benarkanlah amalmu dengan ikhlas dan benarkanlah ikhlasmu dengan membebaskan dari daya dan kekuatan

وأيضا هى غراس الجنة كما فى حديث المعراج لما رأى رسول الله ﷺ سيدنا ابراهيم عليه السلام جالسا عند باب الجنة على كرسي من زبرجد أخضر قال لسيدنا رسول الله ﷺ مر امتك فلتكثر من غراس الجنة فان أرضها طيبة واسعة فقال وما غراس الجنة فقال لاحولا ولاقوة الا بالله العلى العظيم ¤

Dan juga Haoqolah itu adalah tanaman surga seperti dalam hadis mi’roj sewaktu Baginda Rosul SAW melihat sayyidina ibrohim AS duduk disamping pintu surga diatas kursi dari intan jabarjad hijau

beliau berkata pada baginda Rosulillah SAW: Perintahlah umatmu maka sebaiknya mereka memperbanyak tanaman surga sebab tanahnya bagus luas

maka baginda berkata : apa tanaman surga?

Lalu beliau berkata : لاحولا ولاقوة الا بالله العلى العظيم

وقال القليوبى فى شرح المعراج فائدة روي عن ابن عباس رضي الله عنه أنه قال قال رسول الله ﷺ من مشى الى غريمه بحقه يؤديه اليه صلت عليه دواب الارض و نون البحار اى حيتانها وغرس له بكل خطوة شجرة فى الجنة و غفر له ذنب وما من غريم يلوى غريمه اى يماطله ويسوف به وهو قادر الا كتب الله عليه فى كل وقت اثما ¤

Syeh Qulyubi mengatatan sebuah fa’idah dalam syarah kitab mi’roj, diriwayatkan dari Ibnu Abbas sesungguhnya Sahabat Ibnu Abbas berkata : Rosuluwloh ﷺ bersabda :

Barang siapa berjalan pada orang yang menghutanginya dengan haknya orang itu ia membayar hutangnya padanya maka hewan-hewan bumi yang merayap dan nun lautan maksudnya ikan-ikan dalam lautan memohonkan ampunan baginya dan ditanam untuknya dengan setiap langkahnya sebuah pohon di surga dan diampuni dosanya, dan tidak ada dari seorang yang dihutangi yang entar-entaran pada yang menghutanginya yaitu melama-lamakan padanya padahal ia mampu kecuali Awloh tuliskan dosa atasnya dalam setiap waktunya.

ومن خواصها ما فى فوائد الشرجى قال ابن ابى الدنيا بسنده الى النبي ﷺ أنه قال من قال كل يوم لاحولا ولاقوة الا بالله العلى العظيم مائة مرة لم يصبه فقر أبد اه

Dan sebagian dari khususiat haokolah adalah perkara yang ada dalam kitab fawaaidus siroj, berkata Ibnu Abi Dunya dengan sanadnya pada Nabi ﷺ sesungguhnya baginda bersabda :

Berangsiapa membaca setiap hari لاحولا ولاقوة الا بالله العلي العظيم seratus kali maka ia tidak akan terkena faqir selamanya

Selesai kaol Ibnu Abi Dunya

وروى فى الخبر أيضا اذا نزل بالانسان مهم وتلا لاحولا ولاقوة الا بالله العلى العظيم ثلاثمائة مرة فرج الله عنه أى اقلها ذلك ذكره شيخنا يوسف فى حاشيته على المعراج

Diriwayatkan dalam khobar juga :

Ketia turun pada manusia perkara yang sulit dan ia membaca لاحولا ولاقوة الا بالله العلي العظيم tiga ratus kali maka Awloh renggangkan darinya dengan maksud haoqolah menyedikitkan kesulitan itu, dituturkan oleh gurukita syeh Yusup dalam hasiahnya atas kitab mi’roj

{تنبيه} قال العلماء رضي الله عنهم اعلم أنه لا يثاب ذاكر على ذكره الا اذا عرف معناه ولو اجمالا بخلاف القرآن فيثاب قارئه مطلقا نبه على ذلك القليوبى

{Pengingat} Para ulama Rodiawloohu anhum berkata :

Ketahuilah sesungguhnya tidak diganjar orang yang berdzikit atas dzikirnya kecuali kecuali ketika ia tau artinya walaupun secara keseluruhan berbeda dengan Al quran maka diberi ganjaran orang yang membacanya mutlak

Mengingatkan pada kaol ini imam Qulyubi

{فائدة} قال المقدسى رحمه الله تعالى الالف واللام فى اسمائه تعالى للكمال لا للعموم ولا للعهد قال سيبويه تكون لام التعريف للكمال تقول زيد الرجل أى الكامل فى الرجولية وكذلك هى من اسمائه تعالى ذكر هذين القولين أحمد التونسى فى نشر اللآلى ¤

{Faidah} berkata imam mukoddas rohimahuwloohu taala :

Alif dan lam dalam asmanya yang maha luhur itu lil kamal bukan lil umum dan bukan lil ahdi

Imam Sibaweh berkata :

Ada lam ta’rif lil kamal, kamu berkata zaed adalah laki-laki yaitu yang sempurna dalam kelelakiaannya, begitu pula lam ta’rif dari asmanya Awloh ta’ala

Menuturkan pada dua kaol ini syeh Ahmad taonisi dalam kitab Nasril La aali

واعلم أن لفظ الجلالة اعرف المعارف باتفاق ¤ ويحكي أن سيبويه رأى فى المنام وأخبر بأن الله تعالى أكرمه بكرامة عظيمة بقوله أن اسمه تعالى أعرف المعارف

Dan ketahuilah sumgguh lafad jalalah itu lebih ma’rifat ma’rifatnya isim ma’rifat dengan diaepakati para ulama¤ dan dan diceritakan sungguh imam Sibaweh melihat dalam mimpi dan diberi kabar bahwa sesungguhnya Awloh ta’ala memuliakannya dengan kemuliaan yang agung dengan sebab ucapannya “sungguh asmanya Awloh ta’ala adalah lebih ma’rifat marifatnya isim ma’rifat”


  • Nama Kitab : Kitab Kasyifatus Saja
  • Pengarang Kitab : Abu abdul mu’ti Muhammad Nawawi bin Umar bangsa jawa
  • Madhab : syafi’i
  • Kota asal : Banten
  • Tempat lahir dan rumahnya : kampung tamari

Rukun Puasa

(فصل) اركانه ثلاثة أشياء نية ليلا لكل يوم فى الفرض و ترك المفطر ذاكر مختارا غير جاهل معذور و صائم

(Fasal) Rukunya ada tiga (3) perkara :

  1. Niat pada malam hari untuk tiap hari dalam puasa pardhu
  2. Meninggalkan perkara yang membatalkan dalam keadaan sadar, keinginan sendiri, dan tidak bodoh yang diudzurkan
  3. Orang yang puasa

Harta Yang Wajib Zakat

(فصل) الاموال التي تلزم فيها الزكاة ستة انواع النعم و النقدان و المعشرات و اموال التجارات واجبها ربع عشر قيمة عروض التجارات و الركاز و المعدان

Fasal 56

(Fasal) Harta-harta yang wajib zakat didalamnya itu ada enam (6) warna :

  1. Hewan ternak
  2. Emas dan perak
  3. Harta dagangan yang wajibnya 1/4 1/10 harta dagangan
  4. Harta karun
  5. Tambang emas atau tambang perak

Mencari ilmu dari kitab ulama

Buat situs web Anda di WordPress.com
Mulai